PERBEDAAN PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED LEARNING DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL BERBEDA PADA SISWA SMPN 19 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2010/2011

0823011020, DWI ANGGRAENI MAYA SARI (2012) PERBEDAAN PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED LEARNING DENGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL BERBEDA PADA SISWA SMPN 19 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2010/2011. Digital Library.

[img]
Preview
File PDF
0823011020-abstract.pdf

Download (230Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
0823011020-abstrak.pdf

Download (85Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
0823011020-kesimpulan.pdf

Download (85Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
0823011020-pendahuluan.pdf

Download (182Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Abstract Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; 1) Ada tidaknya interaksi antara pembelajaran dan tingkat kemampuan awal dalam peningkatkan prestasi belajar matematika siswa. 2) Perbedaan peningkatan prestasi belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan PBL dan pembelajaran kooperatif tipe STAD. 3) Perbedaan peningkatan prestasi belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan PBL dan kooperatif tipe STAD pada siswa kemampuan awal tinggi. 4) Perbedaan peningkatan prestasi belajar matematika siswa yang pembelajarannya menggunakan PBL dan kooperatif tipe STAD pada siswa kemampuan awal rendah. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode quasi eksperimen dan menggunakan rancangan eksperimen faktorial 2x2. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX yang berjumlah 277 siswa terdiri 7 kelas. Sedangkan sampling yang digunakan adalah purposive sampling, diperoleh jumlah sampel 64 siswa yang terdiri dari 33 siswa kelas IX-D dan 31 siswa kelas X-F. Instrumen dalam penelitian berupa tes pengetahuan awal matematika (PAM) untuk mendapatkan kelompok kemampuan awal matematika tinggi dan rendah, pretes dan postes untuk mendapatkan data peningkatan prestasi matematika siswa. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara pembelajaran dan tingkat kemampuan awal dalam peningkatan prestasi belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian hipotesis disimpulkan bahwa rata-rata peningkatan prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan PBL (rata-rata gain = 0,91) lebih tinggi dari pebelajaran kooperatif tipe STAD (rata-rata gain = 0,90). Pada siswa kemampuan awal tinggi diperoleh rata-rata peningkatan prestasi Dwi Anggraeni Maya Sari belajar matematika siswa yang menggunakan PBL (rata-rata gain = 0,96) lebih tinggi dari pada pembelajaran kooperatif tipe STAD (rata-rata gain = 0,85). Pada siswa kemampuan awal rendah diperoleh rata-rata peningkatan prestasi belajar matematika siswa yang menggunakan PBL (rata-rata gain = 0,87) lebih rendah dari pembelajaran kooperatif tipe STAD (rata-rata gain = 0,93). Kesimpulan penelitian, tanpa memperhatikan tingkat kemampuan awal peningkatan prestasi belajar matematika siswa dengan pembelajaran PBL lebih tinggi dari pembelajaran kooperatif tipe STAD. Memperhatikan tingkat kemampuan awal, peningkatan prestasi belajar matematika siswa dengan pembelajaran PBL akan tinggi pada siswa kemampuan awal tinggi, sedangkan dengan pembelajaran kooperatif tipe STAD akan tinggi pada siswa kemampuan awal rendah.

Jenis Karya Akhir: Artikel
Subyek:
Pengguna Deposit: tik 15 . Digilib
Date Deposited: 14 Jan 2016 03:27
Terakhir diubah: 14 Jan 2016 03:27
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/17347

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir