INTERAKSI MUSLIM ETNIK TIONGHOA DENGAN LINGKUNGAN SOSIALNYA (Studi Pada Muslim Etnik Tionghoa di Kecamatan Telukbetung Selatan Bandar Lampung)

0516011053, Mia Marissa (2012) INTERAKSI MUSLIM ETNIK TIONGHOA DENGAN LINGKUNGAN SOSIALNYA (Studi Pada Muslim Etnik Tionghoa di Kecamatan Telukbetung Selatan Bandar Lampung). Digital Library.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (6Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB I.pdf

Download (950Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB VI.pdf

Download (9Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Abstrak Interaksi antar etnik ini membawa pada suatu proses pembauran yang salah satu faktor pendukung pembauran tersebut adalah agama. Diperkirakan agama Islam merupakan salah satu faktor yang mempermudah pembauran itu. Dengan menjadi muslim, etnik Tionghoa lebih mudah mendekatkan diri mereka dengan warga setempat. Sebagian yang lain menjadi Muslim karena perkawinan dengan masyarakat setempat. Masyarakat keturunan Tionghoa ada yang memeluk Islam karena pernikahan. Diawali dengan pembauran, saling mengenal lalu menikah, namun ada juga yang memeluk Islam karena mereka tertarik dengan ajaran Islam itu sendiri. Permasalahan tentang Interaksi muslim etnik Tionghoa dengan lingkungan sosialnya adalah masalah yang menarik untuk dilakukan penelitian, karena persoalan etnik yang berbeda dapat menimbulkan suatu konflik antara muslim etnik Tionghoa dengan masyarakat lingkungan setempat. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menganalisis begaimana bentuk interaksi muslim etnik Tionghoa dengan lingkungan sosial mereka. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Informan ditentukan dengan Purposive Sampling yakni penentuan disesuaikan dengan kriteria tertentu yang ditetapkan berdasarkan tujuan penelitian. Data diperoleh dari hasil wawancara mendalam. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan reduksi data, display atau penyajian data dan tahap kesimpulan (verifikasi). Lokasi penelitian di Kecamatan Telukbetung Selatan Bandar Lampung. Informan dalam penelitian ini adalah 4 orang, yang terdata pada PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia) di Propinsi Lampung, selain itu berdomisili dan menetap di Kecamatan Telukbetung Selatan Bandar Lampung. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk interaksi muslim etnik Tionghoa dengan lingkungan sosial mereka terjadi melalui dua proses yaitu proses asosiatif dengan bentuk interaksi kerjasama, akomodasi atau adaptasi dan asimilasi. Proses disosiatif yaitu melalui bentuk interaksi konflik dan pertentangan. Kata Kunci : Interaksi, Muslim etnik Tionghoa, Lingkungan Sosial.

Jenis Karya Akhir: Artikel
Subyek:
Program Studi: FKIP > Prodi Magister Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia
Pengguna Deposit: tik 12 . Digilib
Date Deposited: 15 Jan 2016 07:45
Terakhir diubah: 15 Jan 2016 07:45
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/18140

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir