ANDRIAN, RIZKI PRATAMA (2016) ANALISIS PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP ANAK PELAKU PENCURIAN DENGAN KEKERASAN YANG MENGAKIBATKAN MATINYA ORANG (Studi Putusan Nomor: 05/Pid/2014/PT.TK.). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (49kB) | Preview |
|
|
Text
COVER DALAM.pdf Download (142kB) | Preview |
|
|
Text
MENYETUJUI.pdf Download (252kB) | Preview |
|
|
Text
MENGESAHKAN.pdf Download (235kB) | Preview |
|
|
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf Download (56kB) | Preview |
|
|
Text
PERSEMBAHAN.pdf Download (33kB) | Preview |
|
|
Text
MOTTO.pdf Download (40kB) | Preview |
|
|
Text
SANWACANA.pdf Download (48kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (73kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (145kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (171kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (68kB) | Preview |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (233kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf Download (57kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (52kB) | Preview |
Abstract
Pengaruh budaya di luar sistem masyarakat sangat mempengaruhi prilaku anggota masyarakat, terutama anak-anak, lingkungan, khususnya lingkungan sosial, faktanya anak sekarang sudah berani melakukan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang. Permasalahan yang dikaji oleh penulis adalah Bagaimanakah penegakan hukum pidana terhadap anak pelaku pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang? Apakah faktor penghambat penegakan hukum pidana terhadap anak pelaku pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang? Pendekatan masalah yaitu pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Sedangkan pengolahan data yang diperoleh dengan cara editing, evaluasi, klasifikasi, dan sistematika data. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat diketahui penegakan hukum pidana terhadap anak pelaku pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang sesuai dengan teori penegakan hukum pidana ,yang menjadi persoalan paling relevan yaitu pada tahap formulasi yang mengedepankan yuridis formal dengan menonjolkan penghukuman. Faktor Penghambat penegakan hukum pidana terhadap anak pelaku pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang yang paling dominan adalah faktor penegak hukum yaitu sikap profesionalisme penegak hukum yang belum memahami sepenuhnya persoalan anak, selain itu faktor undang-undang, dimana belum mengatur sepenuhnya mengenai hak-hak anak. Adapun saran yang diberikan penulis dalam penulisan ini. Aparat penegak hukum harus bersikap profesionalisme dalam menangani anak sebagai pelaku tindak pidana dengan memperhatikan hak-hak anak dan penerapan pidana terhadap pelaku anak sebaiknya menjadi pilihan atau obat terakhir (ultimum remedium). Kata Kunci : Penegakan Hukum, Pencurian, Anak
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | Hukum Pidana |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1 |
| Depositing User: | 4801452 . Digilib |
| Date Deposited: | 22 Feb 2016 07:26 |
| Last Modified: | 22 Feb 2016 07:26 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/21138 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
