STRATEGI KAMPANYE POLITIK PASANGAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA BANDAR LAMPUNG DALAM PILKADA SERENTAK TAHUN 2015 (Studi Kasus Calon Walikota Herman HN dan Calon Wakil Walikota Muhammad Yusuf Kohar, Calon Walikota Tobroni Harun dan Calon Wakil Walikota Komarunizar)

DELSEN MANDELA, 1116021025 (2016) STRATEGI KAMPANYE POLITIK PASANGAN CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA BANDAR LAMPUNG DALAM PILKADA SERENTAK TAHUN 2015 (Studi Kasus Calon Walikota Herman HN dan Calon Wakil Walikota Muhammad Yusuf Kohar, Calon Walikota Tobroni Harun dan Calon Wakil Walikota Komarunizar). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (13Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (1156Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (965Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Demokrasi merupakan suatu paham yang dianut oleh negara Indonesia, dimana paham tersebut menyangkut ideologi tentang keikutsertaan rakyat yang mempunyai hak untuk mendapatkan kesejahteraan. Untuk mewujudkan keinginan rakyat maka diperlukan adanya suatu perwakilan dari rakyat yang nantinya akan menampung aspirasi rakyat dan dapat menentukan kebijakan umum yang berguna bagi rakyat. Pemilukada merupakan sarana memilih pemimpin di daerah seperti memilih bupati, wakil bupati, walikota dan wakil walikota. Strategi kampanye merupakan perencanaan dan manajemen kampanye yang dilakukan untuk mencapai tujuan kampanye. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaiman strategi kampanye politik calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Bandar Lampung, maka tipe penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yang didasarkan pada data kualitatif. Kesimpulan terdapat perbedaan strategi kampanye politik dalam pemilihan Walikota dan Wakil Kota Bandar Lampung tahun 2015. maka saran yang dikemukakan ditujukan kepada pihak yang paling terkait dengan isi pembahasan, yaitu tim kampanye politik sebagai perencana dan pelaksana kegiatan-kegiatan kampanye politik. Selanjutnya saran ditujukan kepada para peneliti yang berminat untuk melakukan penelitian mengenai kampanye politik dalam pemilihan umum. Saran-saran tersebut, yaitu: Kepada tim kampanye politik, perlu mengembangkan teknik-teknik kampanye alternatif yang bersifat kreatif dan dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, sehingga biaya untuk kampanye politik tidak terbuang percuma. Selain itu perlu dikembangkan teknik-teknik kampanye yang sifatnya memberikan pendidikan politik untuk masyarakat, agar tidak mudah timbul pertikaian akibat perbedaan pilihan politik. Dengan disahkannya Undang-undang mengenai calon kepala daerah dari jalur non-partai politik, maka penulis menyarankan kepada peneliti yang berminat pada studi kampanye politik dalam pemilihan umum untuk melakukan penelitian mengenai kampanye politik oleh calon kepala daerah yang berasal dari jalur non-partai, karena dalam penelitian ini kedua subjek penelitiannya. Kata Kunci: Strategi, Kampanye Politik, Calon Walikota dan Wakil Walikota POLITICAL CAMPAIGN STRATEGY AND VICE MAYOR CANDIDATE PAIR MAYOR ELECTION IN BANDAR LAMPUNG 2015 (Case Study Candidate Herman HN Mayor and Vice Mayor Muhammad Yusuf Kohar, Tobroni Harun Candidate Mayor and Vice Mayor Komarunizar) Democracy is a notion embraced by the Indonesian state, the eyes of the understanding concerning the ideology of the participation of the people who have the right to welfare. To realize the wishes of the people it is necessary to have a representative of the people who will be the people's aspirations and can determine the general policy that is useful for the people. Pemilukada a means choosing a leader in areas such as choosing a regent, vice regent, mayor and deputy mayor. Campaign strategy is the planning and management of campaigns carried out to achieve the objectives of the campaign. This study aims to identify and analyze how the strategy of political campaigns of candidates for Mayor and Deputy Mayor of the city of Bandar Lampung, the type of research uses descriptive research method that is based on qualitative data. Conclusion There are differences in political campaign strategy in the election of Mayor and Deputy of Bandar Lampung in 2015 put forward the suggestions addressed to the party most associated with the content of the discussion, namely political campaign team as planners and implementers of political campaign activities. Further advice addressed to researchers interested in conducting research on political campaigning in the general election. The suggestions, namely: To the political campaign teams, need to develop alternative techniques that are creative campaign and its benefits can be felt directly by the people, so that the cost of political campaigns is not wasted. In addition it is necessary to develop techniques that are providing education campaign politics to society, it does not easily arise contention due to differences in political choice. With the passing of legislation regarding prospective head region from non-political party, the authors suggest to researchers who are interested in the study of political campaigning in the general election to conduct research on political campaigns by candidates for regional heads are derived from non-parties, because in this study two subjects research. Keywords: Strategy, Political Campaigns, Candidate for Mayor and Deputy Mayor

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > JC Political theory
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Pemerintahan
Pengguna Deposit: 4170416 . Digilib
Date Deposited: 03 Mar 2016 03:42
Terakhir diubah: 03 Mar 2016 03:42
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/21419

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir