PRARANCANGAN PABRIK POLIVINIL ALKOHOL DARI POLIVINIL ASETAT DAN METHANOL KAPASITAS EMPAT PULUH RIBU TON/TAHUN(Perancangan Reaktor(R 01))

Rido Nicolas Tua, 0815041054 (2016) PRARANCANGAN PABRIK POLIVINIL ALKOHOL DARI POLIVINIL ASETAT DAN METHANOL KAPASITAS EMPAT PULUH RIBU TON/TAHUN(Perancangan Reaktor(R 01)). FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
Abstrak.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img] File PDF
Skripsi Full.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (1447Kb)
[img]
Preview
File PDF
Skripsi Tanpa Pembahasan.pdf

Download (433Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

ABSTRAK PRARANCANGAN PABRIK POLIVINIL ALKOHOL DARI POLIVINIL ASETAT DAN METHANOL KAPASITAS EMPAT PULUH RIBU TON/TAHUN (Perancangan Reaktor (R-01)) Oleh RIDO NICOLAS TUA Polivinil Alkohol merupakan bahan kimia antara yang dapat dijadikan bahan baku untuk pembuatan kertas. Kebutuhan polivinil alkohol meningkat dari tahunketahun. Pengguna terbesar industri isopropil asetat adalah industri kertas dan lem atau industri perekat lainnya yang banyak terdapat di Indonesia. Kebutuhan polivinil alkohol masih dipenuhi dari impor karena pabrik polivinil alkohol belum ada di Indonesia. Pabrik polivinil alkohol dengan bahan baku polivinil asetat dan methanol, akan didirikan di Gresik, Jawa Timur dengan luas 10 hektar. Pabrik ini direncanakan memproduksi polivinil alkohol sebanyak 40.000 ton/tahun, dengan waktu operasi 24 jam/hari, 330 hari/tahun. Bahan baku yang digunakan adalah polivinil asetat sebanyak 502,0227 kg/jam dan methanol 4.060,8101 kg/jam, dengan beberapa tahap pencampuran bahan baku polivinil asetat dengan methanol dan katalis asam sulfat, mereaksikan polivinil asetat dengan methanol di reaktor CSTR, pemurnian produk dengan menggunakan centrifuge, menara distilasi dan rotary dryer. Penyediaan kebutuhan utilitas pabrik polivinil alkohol berupa sistem pengolahan dan penyediaan air, sistem penyediaan steam, sistem penyediaan udara tekan dan sistem pembangkit tenaga listrik. Bentuk perusahaan adalah Perseroan Terbatas (PT), menggunakan struktur organisasi garis, dengan jumlah karyawan sebanyak 215 orang. Dari analisis ekonomi diperoleh: Fixed Capital Investment (FCI) = Rp 762.045.856.487 Working Capital Investment (WCI) = Rp 134.478.680.557 Manufacturing Cost = Rp 3.395.721.218.528 General Expenses = Rp 359.992.923.657 Total Production Cost (TPC) = Rp 3.755.714.142.185 Break Even Point (BEP) = 47,8 % Pay Out Time before taxes (POT) = 4,7 tahun Return on Investment before taxes (ROI)b = 17 % Return on Investment after taxes (ROI)a = 15 % Shut Down Point = 22,1 % Discounted cash flow (DCF) = 41,7 % ABSTRACT THE PLANT DESIGN POLYVINYL ALCOHOL FROM POLYVINYL ACETATE AND METHANOL CAPACITY FORTY THOUSAND TONS / YEAR (Design Reactor (R-01)) By Rido NICOLAS TUA Polyvinyl Alcohol is a chemical intermediate that can be used as raw material for making paper. Polyvinyl alcohol needs to increase year to year. Isopropyl acetate largest user industry is an industry of paper and glue or other adhesives industry which is widely available in Indonesia. Needs polyvinyl alcohol is still imported because the factory polyvinyl alcohol are not in Indonesia. Polyvinyl alcohol factory with raw material polyvinyl acetate and methanol, will be established in Gresik, East Java, with an area of 10 hectares. The factory is planned to produce polyvinyl alcohol as much as 40,000 tons / year, with operating time 24 hours / day, 330 days / year. The raw material used is polyvinyl acetate as 502.0227 kg / h and methanol 4060.8101 kg / hour, with multiple stages, including raw material mixing polyvinyl acetate with methanol and sulfuric acid catalyst, reacting polyvinyl acetate with methanol in the reactor CSTR, purification products using a centrifuge, distillation towers and rotary dryer. Provision of plant utility requirements such as polyvinyl alcohol treatment system and water supply, steam supply system, compressed air supply systems and power generation systems. The shape of the company is a Limited Liability Company (PT), use the line organizational structure, with the number of employees 215 people. From the economic analysis is obtained: Fixed Capital Investment (FCI) = Rp 762.045.856.487 Working Capital Investment (WCI) = Rp 134.478.680.557 Manufacturing Cost = Rp 3.395.721.218.528 General Expenses = Rp 359.992.923.657 Total Production Cost (TPC) = Rp 3.755.714.142.185 Break Even Point (BEP) = 47,8 % Pay Out Time before taxes (POT) = 4,7 tahun Return on Investment before taxes (ROI)b = 17 % Return on Investment after taxes (ROI)a = 15 % Shut Down Point = 22,1 % Discounted cash flow (DCF) = 41,7 %

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > QD Chemistry
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi S1-Teknik Kimia
Pengguna Deposit: 5838240 . Digilib
Date Deposited: 08 Apr 2016 03:58
Terakhir diubah: 08 Apr 2016 03:58
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/21644

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir