PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TERBINAFIN DENGAN EKSTRAK DAUN KETEPENG CINA (Cassia alata. L) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR (Malassezia furfur) SEBAGAI ETIOLOGI PITYRIASIS VERSICOLOR

DELVI RUSITAINI PUTRI, 1218011033 (2016) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TERBINAFIN DENGAN EKSTRAK DAUN KETEPENG CINA (Cassia alata. L) TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR (Malassezia furfur) SEBAGAI ETIOLOGI PITYRIASIS VERSICOLOR. UNIVERSITAS LAMPUNG, FAKULTAS KEDOKTERAN .

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (11Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (2174Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1947Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Pityriasis versicolor merupakan penyakit jamur yang menginfeksi kulit dengan prevalensi yang tinggi di daerah tropis (50%), penyakit ini disebabkan oleh Malassezia furfur. Daun ketepeng cina merupakan salah satu bahan alam kaya kandungan kimia yang memiliki khasiat sebagai anti-jamur. Terbinafin adalah obat anti-jamur yang efektif dalam pengobatan Pityriasis versicolar yang disebabkan oleh Malassezia furfur. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan terbinafin dengan ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata. L) terhadap pertumbuhan jamur (Malassezia furfur) sebagai etiologi Pytiriasis versicolor. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorik menggunakan metode modifikasi Kirby Bauer dengan analisa Post Test Control Group Design Only. Data dianalisis dengan menggunakan uji One Way Anova dengan nilai kemaknaan p< 0,05. Dari hasil penelitian didapatkan nilai p pada konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80% dengan terbinafine yaitu p=0.001 dan pada konsentrasi 100% dengan terbinafin memiliki nilai p =0.002. Hasil keduanya bermakna dikarenakan nilai p<0.05. Kesimpulan adalah bahwa ekstrak daun ketepeng cina (Cassia alata L) kurang efektif dibandingkan dengan kontrol positif yaitu terbinafin dalam menghambat pertumbuhan jamur Malassezia furfur. Kata Kunci: Daun Ketepeng Cina (Cassia alata.L), Malassezia furfur, Pityriasis versicolor, Terbinafin. abstract Pityriasis versicolor is a fungal disease that infected a skin with high prevalence in tropical region (50%) . The desease caused by Malassezia furfur. The leaves of Senna Alata is one of the natural ingredients rich in chemicals that have antifungal. Terbinafine is an anti-fungal drug that was recently effective in the treatment of Pityriasis versicolor most often caused by Malassezia furfur. This research aimed to compare terbinafine with the leaves extract of Senna Alata (Cassia alata L) the growth of the fungus (Malassezia furfur) as the etiology Pityariasis versicolor. This research was done by experimental laboratory using a modified method of analysis Kirby bauer with Post Test Only Control Group Design. Statistical test used is One Way Anova with statistical signifificance p<0.0. Result from this research is value p at concentration of 20%, 40%, 60%, and 80% with terbinafine is p= 0.001 and at concentration of 100% with terbinafine has a value of p=0.002. The result from both have differences due to the value of p<0.05. Conslusion is extract leaves of Senna Alata (Cassia alata L) are not enough effective comparabled with positive control is terbinafine in inhibiting the growth of Malassezia furfur in Pityriasis verticolor. Keywords: Leave of Cassia alata, Malassezia fufur, Pityriasis versicolor, and Terbinafine.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > RS Pharmacy and materia medica
Program Studi: Fakultas Kedokteran > Prodi Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 2418319 . Digilib
Date Deposited: 19 Apr 2016 03:47
Terakhir diubah: 19 Apr 2016 03:47
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/21746

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir