PELAKSANAAN PEMBINAAN EDUKATIF TERHADAP NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK KLAS IIA KOTABUMI

NURI ISNAWATI , 1422011120 (2016) PELAKSANAAN PEMBINAAN EDUKATIF TERHADAP NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK KLAS IIA KOTABUMI. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (86Kb) | Preview
[img] File PDF
TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (1494Kb)
[img]
Preview
File PDF
TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1495Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Kebutuhan pembinaan terhadap narapidana anak, narapidana residivis, dan narapidana non-residivis tentunya berbeda sesuai pada bakat dan minat narapidana tersebut. Khususnya narapidana anak yang masih dalam usia sekolah, bagaimana bila seusia mereka telah berhadapan dengan hukum. Narapidana anak yang terdapat dalam satu Lembaga Pemasyarakatan dengan narapidana dewasa dan terdapat narapidana residivis apakah pembinaannya berjalan dengan efektif. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana pelaksanaan pembinaan edukatif terhadap narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Anak Klas IIA Kotabumi, apakah sudah berjalan dengan baik, dan apakah hambatan atau kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembinaan edukatif terhadap narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Anak Klas IIA Kotabumi. Penelitian ini dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kelas IIA Kotabumi Kabupaten Lampung Utara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dan pendekatan yuridis empiris. Pengumpulan data dilakukan dengan prosedur studi kepustakaan dan studi lapangan. Pengolahan data dilakukan dengan tahapan seleksi data, klasifikasi data, dan sistematisasi data. Serta analisis data dilakukan secara kualitatif. Data penelitian dibahas dan dianalisis secara deskriptif dengan menggunaan tabel frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembinaan edukatif terhadap narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kelas IIA Kotabumi Kabupaten Lampung Utara melalui tahap-tahap pembinaan secara terpadu yakni, pelaksanaan pembinaan dapat digolongkan menjadi 2 (dua) yaitu pembinaan kepribadian dan kegiatan pembinaan kemandirian. Semua pelaksanaannya telah dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang tersusun secara sistematis hanya saja model pembinaan terhadap narapidana anak, narapidana residivis, dan narapidana non-residivis dilaksanakan dengan cara bersamasama dan tanpa ada perbedaan baik itu pembinaan didalam ruang belajar maupun diluar ruangan, serta belum adanya perlakuan khusus ataupun pembinaan khusus untuk narapidana anak. Hambatan yang ditemukan yaitu: Data Narapidana dan Tahanan yang bergerak, Anggaran biaya, Faktor dari Petugas/ Penegak hukum, Sarana dan Prasarana Lembaga Pemasyarakatan, Faktor yang berkaitan dengan Masyarakat, dan Faktor diri narapidana itu sendiri. Saran dalam penelitian ini: Perlunya pelatihan atau pendidikan lebih bagi para Pembina di Lembaga Pemasyarakatan dan Pembinaan antara narapidana anak dan narapidana dewasa hendaknya dapat dibedakan agar kegiatan pembinaan dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan masing-masing narapidana tersebut. Kata Kunci: Pembinaan edukatif, Narapidana Anak, Klas IIA Kotabumi. ABSTRACT Child development needs of prisoners, prisoners recidivists and non-recidivist prisoners would differ according to the talents and interests of the prisoners. Especially child prisoners who are still in school age, what age if they have been dealing with the law. Inmates of children contained in the Penitentiary with adult prisoners and prisoners are recidivists whether coaching is effective. The problem in this research is: How is the implementation of educational guidance to inmates at the Correctional Institution Children Kotabumi Klas IIA, is already well underway, and whether barriers or obstacles encountered in the implementation of educational guidance to inmates at the Correctional Institution Children Kotabumi Klas IIA. This research was conducted at the Correctional Institution Grade IIA Kotabumi North Lampung regency. The approach used in this study is normative and empirical juridical approach. The data collection is done by procedure literature study and field study. The data processing is done with the data selection process, data classification and systematization of data. As well as data analysis done qualitatively. The research data were discussed and analyzed descriptively by the use of a frequency table. The results showed that the implementation of educational guidance to inmates at the Correctional Institution Grade IIA Kotabumi North Lampung District through the stages of development in an integrated manner ie, the implementation of the guidance can be classified into 2 (two), namely personality development and independence-building activities. All implementation has been carried out in accordance with the schedule arranged systematically only the model guidance to inmates of children, prisoners recidivists, and the convict non-recidivists carried out by way of jointly and without any difference whether it is coaching in the study room and outside the room, and the lack special treatment or special training for child prisoners. Barriers were found, namely: Data Prisoners and Detainees moving, budget costs, factors of Officers / law enforcement, Infrastructures Penitentiary, factors associated with the Society, and Factor himself inmates themselves. Suggestions in this study: The need for training or education for coaches at the Correctional Institution and Development between child and adult prisoners prisoners should be differentiated so that development activities can be run in accordance with the needs of individual inmates. Keywords: Development of educational, Inmate Son, Klas IIA Kotabumi.

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek:
Program Studi: Fakultas Hukum > Magister Hukum S2
Pengguna Deposit: 7706143 . Digilib
Date Deposited: 22 Dec 2016 07:04
Terakhir diubah: 22 Dec 2016 07:04
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/24728

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir