PENGUKURAN TINGKAT PROFITABILITAS, PERPUTARAN AKTIVA, DAN HUTANG TERHADAP PENGEMBALIAN INVESTASI MODAL DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS DU PONT (Studi Kasus Pada Perusahaan Batubara yang Terdaftar di BEI Periode 2013-2015)

AYU AMANDA PUSPITA SARI, 1316051012 (2017) PENGUKURAN TINGKAT PROFITABILITAS, PERPUTARAN AKTIVA, DAN HUTANG TERHADAP PENGEMBALIAN INVESTASI MODAL DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS DU PONT (Studi Kasus Pada Perusahaan Batubara yang Terdaftar di BEI Periode 2013-2015). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (26Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (2018Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2019Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa tingkat profitabilitas, perputaran aktiva, dan utang mampu memberikan pengembalian investasi modal bagi perusahaan dan pemegang saham dengan menggunakan analisis Du Pont. Pengembalian investasi yang baik yaitu yang mampu berada di atas rata-rata industri. Analisis Du Pont merupakan analisis yang memperlihatkan hubungan antara NPM, perputaran aktiva, dan utang, untuk mengetahui ROA dan ROE perusahaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, sumber data yang digunakan adalah data sekunder dengan teknik pengumpulan data dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat 4 perusahaan yang memiliki pengembalian investasi modal yang berada di atas rata-rata industri yaitu PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk, PT Mitrabara Adiperdana Tbk, PT Samindo Tbk, dan PT Toba Bara Sejahtera Tbk. Sementara perusahaan yang memiliki pengembalian yang masih rendah yaitu PT Atlas Resources Tbk, PT Baramulti Suksesarana Tbk, PT Darma Henwa Tbk, PT Indo Tambangraya Megah Tbk, PT Petrosea Tbk, PT resources Alam Indonesia Tbk. Pengembalian yang rendah dikarenakan NPM, TATO, Utang, ROA dan ROE cenderung mengalami penurunan dan berada di bawah rata-rata industri batubara. Hal ini disebabkan karena keadaan ekonomi global yang lemah yang menyebabkan harga jual batubara rendah dan terjadi penurunan ekspor. Kata kunci : Net Profit Margin (NPM), Total Asset Turnover (TATO), Return On Assets (ROA), Return On Equity (ROE), Utang abstract This research aims to determine how the level of profitability, asset turnover, and the debt is able to provide a return on capital investment for the company and shareholders by using Du Pont analysis. Good return on investment that is capable of being above the industry average. Analysis Du Pont an analysis that shows the relationship between the NPM, asset turnover and debt, to determine the company's ROA and ROE. This research uses descriptive quantitative research, the source of the data used is secondary data with data collection documentation. Based on the results of research there are four companies that have a return on capital investment is above the industry average, there are: PT Tambang Batu Bara Bukit Asam Tbk, PT Mitrabara Adiperdana Tbk, PT Samindo Tbk, and PT Toba Bara Sejahtera Tbk. While the company that has returns remains low, there are PT Atlas Resources Tbk, PT Baramulti Suksesarana Tbk, PT Darma Henwa Tbk, PT Indo Tambangraya Megah Tbk, PT Petrosea Tbk, PT resources Alam Indonesia Tbk. Low returns due to the NPM, TATO, Debt, ROA and ROE tends to decline and were below the industry average coal. This is due to the weakness of the global economy that led to lower selling prices and a decline in exports. Keywords : Debt, Net Profit Margin (NPM), Total Asset Turnover (TATO), Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE).

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > H Social Sciences (General)
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Administrasi Bisnis
Pengguna Deposit: 7228937 . Digilib
Date Deposited: 27 Jan 2017 04:08
Terakhir diubah: 27 Jan 2017 04:08
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/25246

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir