KONVERSI NANOSELULOSA MENJADI GULA ALKOHOL MENGGUNAKAN NANOKOMPOSIT Ni0,9Cu0,1 Fe2O4 YANG DIIRADIASI SINAR UV

DEWI RUMONDANG , 1317011013 (2017) KONVERSI NANOSELULOSA MENJADI GULA ALKOHOL MENGGUNAKAN NANOKOMPOSIT Ni0,9Cu0,1 Fe2O4 YANG DIIRADIASI SINAR UV. Jurusan Kimia, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (152Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (8Mb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (8Mb)

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Konversi Nanoselulosa menjadi gula alkohol membutuhkan sebuah katalis pada proses reaksi kimianya, maka dalam penelitian ini digunakan katalis berbahan dasar senyawa nikel ferit dalam ukuran nanometer. Pada penelitian ini, nanokatalis Ni0,9Cu0,1Fe2O4 telah dipreparasi menggunakan pengemulsi pektin, kombinasi metode sol-gel dan pengeringan beku dilanjutkan dengan kalsinasi pada temperatur 600oC. Analisis keasaman dengan metode gravimetri pada nanokatalis, didapatkan keasamannya sebesar 12,30 mmol piridin/gram. Analisis situs asam menggunakan Fourier Transform Infra Red (FTIR) menunjukkan situs asam Lewis lebih dominan. Hasil analisis X-ray diffraction (XRD) menyatakan bahwa nanokatalis terdiri dari beberapa fasa yakni NiFe2O4 dan CuFe2O4 sebagai fasa mayor, dan NiO sebagai fasa minor. Hasil analisis morfologi katalis dengan metode Transmission Electron Microscop (TEM) menunjukkan adanya struktur spinel dalam ukuran sebaran partikel sebesar 25-35 nm. Uji konversi nanoselulosa dengan sinar UV pada perbandingan waktu 30, 45, dan 60 menit disertai aliran gas H2 50 mL/menit dan uji Fehling mengindikasikan adanya gula pereduksi disetiap perbandingan waktu. Analisis hasil konversi nanoselulosa menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC) dengan kadar terbesar terjadi pada reaksi dengan lama irradiasi sinar UV 60 menit dan rendemen sorbitol sebesar 2,5 %. Persen konversi terbesar pada variasi waktu penyinaran 60 menit dengan sinar UV 125 Watt sebesar 18%. Kata Kunci: Nanokatalis, nanoselulosa, konversi, XRD, FTIR, TEM, HPLC, Sinar UV ABSTRACT Nanocellulose conversion into alcohol sugar needs a catalyst for chemistry reaction process, therefore this research used based catalyst nickel ferrit in nanometer size. In this research, Ni0.9Cu0.1Fe2O4 catalyst had already been prepared using pectin as an emulsifying agent combination sol-gel method and freeze-drying catalyst followed by calcination at temperature 600 oC. Acidity analyst by gravimetry method, resulted that nanocatalyst Ni0.9Cu0.1Fe2O4 calcinated at temperature 600 oC have acidity 12.30 mmol pyridine/gram. Acid type analysis used Fourier Transform Infra Red (FTIR) revealed the Lewis acid are dominant. Analysis catalyst output by X-ray diffraction (XRD) stated that nanocatalyst consist of various crystal phase, they are NiFe2O4 and CuFe2O4 as mayor phase and NiO as minor. Analysis catalyst output by Transmission Electron Microscop (TEM) showed that the existence spinel structure in size particle distribution is 25-35 nm. Nanocellulose conversion test by UV-light in various time frame 30,45, and 60 minutes with flow H2 gas 50 mL/minute and fehling test indicated being reduce sugar at the sample each time ratio. Analysis yield of nanocellulose conversion using High Performance Liquid Chromatography (HPLC) with the most content in reaction at 60 minute long irradiation of UV-light and the yield of sorbitol around 2.5%. The highest conversion percentage 18% at 60 minute time ratio radiation by UV-light 125 watt. Keys: nanocatalyst, nanocellulose, conversion, XRD, FTIR, TEM, HPLC, UV-light

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > Q Science (General)
Program Studi: FAKULTAS MIPA > Prodi Kimia
Pengguna Deposit: 55689326 . Digilib
Date Deposited: 24 Oct 2017 02:13
Terakhir diubah: 24 Oct 2017 02:13
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/28790

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir