STRATEGI PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU UBI KAYU PADA KLASTER AGROINDUSTRI KERUPUK SINGKONGDI DESA RAMAN FAJAR KECAMATAN RAMAN UTARA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

NISYA PRITA KARNILA , 1014023019 (2017) STRATEGI PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU UBI KAYU PADA KLASTER AGROINDUSTRI KERUPUK SINGKONGDI DESA RAMAN FAJAR KECAMATAN RAMAN UTARA KABUPATEN LAMPUNG TIMUR. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (7Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (678Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (679Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui nilai tambah, 2) mengetahui jumlah pembelian bahan baku optimum, 3) menyusun strategi pengendalian persediaan bahan baku ubi kayu pada agroindustri kerupuk singkong. Lokasi penelitian terletak di Desa Raman Fajar, Kecamatan Raman Utara, Kabupaten Lampung Timur. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis nilai tambah model Hayami, analisis economic order quantity (EOQ), dan analisis SWOT. Penelitian dilakukan dengan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan secara sensus. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 37 industri kerupuk singkong yang terdiri dari 35 responden skala usaha mikro dan 2 sisanya skala kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) pengolahan bahan baku ubi kayu menjadi kerupuk singkong di Desa Raman Fajar memberikan nilai tambah sebesar 73,89 persen mikro dan 73,37 persen untuk skala kecil, 2) rata-rata jumlah pembelian bahan baku yang optimum setiap satu kali pesan adalah 185,20 kg ubi kayu dengan frekwensi pembelian bahan baku sebanyak 7 kali untuk skala mikro, dan 242 kg untuk skala kecil dengan frekwensi pembelian 8 kali dalam satu bulan, 3) strategi pengendalian persediaan bahan baku yang dapat dilakukan adalah menggunakan bahan baku ubi kayu lokal yang berkualitas sehingga menghasilkan produk yang berkualitas, pengupayakan perencanaan pengadaan bahan baku, dan tidak melakukan pembelian bahan baku dalam jumlah yang terlalu banyak. Kata kunci: kerupuk singkong, nilai tambah, EOQ, analisis SWOT ABSTRACT This research aims to 1) analyze the value added, 2) analize the optimum raw material purchase amount, 3) to formulate the strategy control of cassava raw materials stock in cassava cracker agroindustry. The research was located in Raman Fajar Village, North Raman District, East Lampung Regency. The analyzed method used in this research was value-added analysis, economic order quantity (EOQ) analysis, and SWOT analysis. The research was conducted by survey method. Sampling was done by census, which means that all the population become respondents in the research. The number of respondents in this study were 37 households of cassava crackers. The results showed that 1) processing of cassava materials into cassava crackers in Raman Fajar Village gave added value of 73,89 percent for micro scale, and 73,37 percent for small scale; 2) the average amount of optimum raw material purchase every order was 185,20 kg for micro scale, and 242 kg for small scale of cassava with frequency of purchase 7 times a month for micro scale and 8 times for small scale, 3) material inventory control strategy that can be done was to use quality local cassava material to produce a quality product, strive for raw materials procurement planning, and do not purchase raw materials in excessive amount although the amount of cassava production was high. Keywords: cassava crackers, EOQ, SWOT analysis, value added.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
> Pertanian ( Umum )
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Agribisnis
Pengguna Deposit: 74556200 . Digilib
Date Deposited: 21 Feb 2018 04:39
Terakhir diubah: 21 Feb 2018 04:39
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/30471

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir