Muhammad Fahrozi, 0912011202 (2014) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMENUHAN HAK PEKERJA INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI KOTA BANDAR LAMPUNG. Fakultas Hukum, Universitas Lampung.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (7kB) | Preview |
|
|
Text
COVER DALAM.pdf Download (175kB) | Preview |
|
|
Text
COVER LUAR.pdf Download (28kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (23kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (650kB) | Preview |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (633kB) | Preview |
|
|
Text
MOTO.pdf Download (229kB) | Preview |
|
|
Text
PERSEMBAHAN.pdf Download (65kB) | Preview |
|
|
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf Download (91kB) | Preview |
|
|
Text
SANWACANA.pdf Download (115kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (87kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Download (144kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf Download (18kB) | Preview |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (173kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB V.pdf Download (84kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (15kB) | Preview |
Abstract
Pertumbuhan Industri skala Kecil dan Menengah belakangan berkembang mewarnai perekonomian di Indonesia. Di Kota Bandar Lampung, struktur industri berdasarkan usaha masih sangat didominasi oleh industri kecil dan kerajinan rumah tangga yang kemudian penyerapan tenaga kerja pada industri ini menjadi lebih besar daripada industri besar dan sedang. Pekerja/buruh merupakan bagian dari tenaga kerja yang telah melakukan kerja, dalam hubungan kerja atau dibawah perintah pemberi kerja dan atas jasanya dalam bekerja yang bersangkutan akan menerima hak-hak nya sebagai pekerja. Hal yang terpenting untuk dikaji adalah hak pekerja sektor informal, khususnya yang termasuk dalam industri kecil, telah dan dapat diakomodir di dalam hukum ketenagakerjaan di Indonesia yang berlaku saat ini. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum terhadap pemenuhan hak pekerja dan faktor-faktor apa saja yang menghambat pelaksanaan perlindungan hukum terhadap pemenuhan hak pekerja industri kecil dan menengah di kota Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian yuridis normatif dan yuridis empiris dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari penelitian lapangan yang ada hubungannya dengan masalah yang diteliti, yakni dilakukannya wawancara, data sekunder diperoleh melalui studi pustaka, kemudian data primer diperoleh melalui studi lapangan dengan cara observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Perlindungan hukum terhadap pemenuhan hak pekerja industri kecil dan menengah di Kota Bandar Lampung belum dapat terpenuhi dikarenakan badan usaha yang belum terdaftar di Dinas Tenaga Kerja. Faktor-faktor penghambat ditimbulkan baik dari Pekerja, Pengusaha dan Pemerintah. Saran dalam penelitian ini adalah dibentuknya suatu wadah tersendiri untuk para pekerja industri kecil dan menengah di kota Bandar Lampung, yang bertujuan untuk mendapatkan haknya sebagai pekerja, sesuai dengan hak pekerja yang tercantum dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan. Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Hak Pekerja, Industri Kecil dan Menengah
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | A General Works = Karya Karya Umum |
| Divisions: | Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1 |
| Depositing User: | 838650 . Digilib |
| Date Deposited: | 22 Aug 2014 02:56 |
| Last Modified: | 22 Aug 2014 02:56 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/3048 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
