IMPLEMENTASI KONSEP CREATING SHARED VALUE (CSV) SEBAGAI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN STAKEHOLDER (Studi pada PT Nestle Indonesia Panjang Factory)

I KETUT DHARMA PUTRA YOGA , 1412011178 (2018) IMPLEMENTASI KONSEP CREATING SHARED VALUE (CSV) SEBAGAI PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN STAKEHOLDER (Studi pada PT Nestle Indonesia Panjang Factory). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (90Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (1459Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1460Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

PT Nestle Indonesia Panjang Factory (Nestle) menjadikan Creating Shared Value (CSV) sebagai program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka menyediakan kopi untuk produksi Nescafe. Nescafe adalah sebuah brand terkenal berupa minuman kopi yang diproduksi oleh Nestle. Nestle bermitra dengan masyarakat petani kopi di Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Lampung Barat. Penelitian berdasarkan studi pada PT Nestle Indonesia Panjang Factory ini bertujuan untuk menganalisis mengenai karakteristik dan implementasi CSV sebagai program CSR dalam upaya peningkakatan kesejahteraan stakeholer. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian normatif empiris dengan tipe penelitian deskriptif. Tipe pendekatan masalah dalam penelitian ini adalah normatif terapan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang didapat dari lokasi penelitian dan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa karakteristik CSV yang diterapkan oleh Nestle terbagi menjadi tiga yaitu pemberdayaan, kemitraan, dan juga keberlanjutan. Ketiga ciri khas tersebut dituangkan dengan melakukan pembangunan pedesaan (rural development) di Lampung, terkhusus di Kabupaten Tanggamus dan Kabupaten Lampung Barat. Pembangunan pedesaan tersebut dilakukan dengan memberikan manfaat untuk warga desa di Tanggamus dan Lampung Barat, terutama petani kopi sebagai mitra Nestle. Pelaksanaan CSV oleh Nestle dimulai dengan melakukan social mapping (pemetaan sosial) terlebih dahulu untuk mengetahui permasalahan yang ada terhadap komunitas atau masyarakat petani kopi. Setelah melakukan social mapping, Nestle melakukan pembinaan terhadap petani kopi melalui pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB), Pelatihan dan Monitoring, dan Evaluasi. Proses evaluasi merupakan ii proses akhir yang dilakukan Nestle untuk melihat keberhasilan CSV yang dilaksanakan oleh Nestle yang nantinya akan digunakan untuk Sertifikasi 4C (Common Code for the Coffee Community). Oleh karena itu, CSV Nestle menjadi sebuah program CSR yang memberikan dampak kepada masyarakat secara berkelanjutan. Kata Kunci: Nestle, Corporate Social Responsibility (CSR), Creating Shared Value (CSV) ABSTRACT PT Nestle Indonesia Panjang Factory (Nestle) implements the concept of Creating Shared Value (CSV) as a Corporate Social Responsibility (CSR) program in in order to provide coffee for Nescafe production. Nescafe is a well-known brand of coffee drinks manufactured by Nestle. Nestle is partnering with coffee farming communities in Tanggamus District and West Lampung District. Research based on the study at PT Nestle Indonesia Panjang Factory aims to analyze the characteristics and implementation of CSV as a CSR program in efforts to increase the welfare of stakeholders. The type of research used in this research is empirical normative research with descriptive research type. The type of problem approach in this research is normative applied. The data used in this study are primary data obtained from the research location and secondary data consisting of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary law materials which are then analyzed qualitatively. The results of the research show that the characteristics of CSV conducted by Nestle are divided into three main characteristics, namely empowerment, partnership, and sustainability. These three characteristics are poured by doing rural development in Lampung, especially in Tanggamus and West Lampung. The rural development is done by providing benefits for the villagers in Tanggamus and West Lampung, especially coffee farmers as Nestle partners. The implementation of CSV by Nestle begins by doing social mapping in advance to know the problems that exist to the community or coffee farming community. After conducting social mapping, Nestle coached coffee farmers through the formation of Joint Business Group (KUB), Training and Monitoring, and Evaluation. Evaluation process is the final process undertaken by Nestle where evaluation is done to see the success of CSV conducted by Nestle which will be used for 4C Certification (Common Code for the Coffee Community). Therefore, the Nestle CSV becomes a CSR program that impacts society sustainably iv Key Words: Nestle, Corporate Social Responsibility (CSR), Creating Shared Value (CSV)

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > KZ Law of Nations
Program Studi: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Pengguna Deposit: 23581786 . Digilib
Date Deposited: 13 Mar 2018 02:17
Terakhir diubah: 13 Mar 2018 02:17
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/30742

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir