KAJIAN TINGKAT DEGRADASI PADA PELAKSANAAN KONSTRUKSI JALAN BERASPAL

ATRI RANINDITA, 1315011020 (2018) KAJIAN TINGKAT DEGRADASI PADA PELAKSANAAN KONSTRUKSI JALAN BERASPAL. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (33Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (11Mb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (10Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Salah satu penyebab kegagalan konstruksi pada perkerasan jalan aspal adalah berubahnya komposisi dari gradasi campuran aspal sesuai ketentuan. Agregat dapat mengalami degradasi yaitu perubahan gradasi akibat pecahnya butir-butir agregat. Degradasi agregat dapat disebabkan oleh proses mekanis maupun kimiawi. Penurunan kualitas yang terjadi pada campuran aspal diduga diakibatkan oleh berubahnya gradasi agregat pada campuran aspal. Untuk mengetahui hal tersebut maka dilakukan kajian tentang tingkat degradasi pada pelaksanaan konstruksi jalan beraspal dari Asphalt Mixing Plant sampai lokasi penghamparan. Campuran yang digunakan adalah tipe campuran laston lapisan aus atau Asphalt Concrete-Wearing Course produksi Asphalt Mixing Plant PT. Manggung Polah Raya untuk lokasi pekerjaan di Jalan Sultan Agung, Bandar Lampung, Lampung dan PT. Rindang Tigasatu Pratama untuk lokasi pekerjaan Jalan Teuku Cik Ditiro, Bandar Lampung, Lampung. Pengujian sampel yang dilakukan adalah uji ekstraksi dan uji analisa saringan. Dari hasil penelitian didapat bahwa terjadi degradasi selama pengangkutan campuran aspal dari Asphalt Mixing Plant menuju lokasi penghamparan. Rata-rata persen degradasi lokasi I, lokasi II dan lokasi III PT. Manggung Polah Raya dan PT. Rindang Tigasatu Pratama adalah %CA berkurang sebesar 5,17%, %FA bertambah sebesar 3,67% dan %filler bertambah 1,50%. Faktor yang mempengaruhi degradasi diantaranya akibat pelaksanaan pekerjaan, berat jenis agregat dan waktu tempuh. Kata Kunci: Perkerasan Jalan, Laston, Degradasi. abstract One causes of construction failure on flexible pavement is changed composition of the aggregate gradation in asphalt mixture. Aggregates can occur degradation, ie gradation changes due to aggregate breakage of grains. Aggregate degradation can be caused by both mechanical and chemical processes. The decrease in quality occurring in the asphalt mixture is thought to be due to the aggregate gradation change in the asphalt mixture. To find this out, a study on the degradation level of flexible pavement construction is conducted, from Asphalt Mixing Plant to overlay location. Used mixture are Asphalt Concrete-Wearing Course produced by PT. Manggung Polah Raya for location on Sultan Agung Street, Bandar Lampung, Lampung and PT. Rindang Tigasatu Pratama for location on Teuku Cik Ditiro Street, Bandar Lampung, Lampung. Test of samples performed are extraction test and sieves analysis test. From the research result, it is founded that there is degradation during transport of asphalt mixture from Asphalt Mixing Plant to the location. Average degradation percent of location I, location II and location III PT. Manggung Polah Raya and PT. Rindang Tigasatu Pratama is %CA decreased by 5.17%, %FA increased by 3.67% and %filler increased 1.50%. Factors affecting degradation are due to work execution, specific gravity of aggregate and time of transport. Keywords: Road Pavement, Asphalt Concrete, Degradation.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > Rekayasa jalan raya . Jalan dan trotoar
> Rekayasa jalan raya . Jalan dan trotoar

> Konstruksi bangunan
> Konstruksi bangunan
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi S1-Teknik Sipil
Pengguna Deposit: 201847972 . Digilib
Date Deposited: 25 Apr 2018 02:32
Terakhir diubah: 25 Apr 2018 02:32
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/31176

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir