ANALISIS VEGETASI JENIS POTENSI AKUMULATOR LOKAL UNTUK FITOREMEDIASI LIMBAH PERTAMBANGAN EMAS KABUPATEN PESAWARAN PROVINSI LAMPUNG

TEDY RENDRA , 1214151063 (2018) ANALISIS VEGETASI JENIS POTENSI AKUMULATOR LOKAL UNTUK FITOREMEDIASI LIMBAH PERTAMBANGAN EMAS KABUPATEN PESAWARAN PROVINSI LAMPUNG. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (11Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (2579Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2579Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Pencemaran lingkungan merupakan salah satu dampak limbah pertambangan emas tanpa izin di Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Fitoremediasi merupakan upaya untuk mengurangi bahan pencemaran limbah tersebut dengan menggunakan tumbuhan, salah satunya tanaman lokal setempat. Penggunaan tanaman lokal akan memberikan hasil lebih baik karena ditanam pada habitatnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui komposisi vegetasi dan mendapatkan jenis tanaman lokal berpotensi menjadi akumulator polutan. Penelitian dilakukan pada blok inti hutan lindung register 21 Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) XI Pesawaran pada bulan Agustus – Oktober 2017. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode continuous sampling with random start dengan jumlah plot sebanyak 45 buah. Analisis dilakukan menggunakan Indeks Nilai Penting (INP) dan selanjutnya dilakukan studi literatur. Hasil analisis menunjukkan terdapat 40 jenis tanaman yang terdiri atas 21 famili, didominasi oleh Theobroma cacao dengan INP sebesar 130%. Berdasarkan studi literatur ditemukan 4 jenis tanaman yang dapat direkomendasikan sebagai tanaman hiperakumulator yaitu Imperata cylindrical dan Solanum torvum untuk sianida; Swietenia macrophylla dan Paraserianthes falcataria untuk merkuri. Kata Kunci : akumulator lokal, analisis vegetasi , hutan lindung, pertambangan emas ABSTRACT Environmental pollution is one of impacts from illegal gold mining in Pesawaran District, Province of Lampung. Phytoremediation is one among its pollutant reduction method by utilizing plants, one of them is local plants. The using of local plants would give better result due to planted in their habitat. The study aimed to figure out the composition and find out the potencial local plant species as pollutant accumulator. The research has been conducted at main block of register 21 forest protection, Management Forest Unit (KPH) XI Pesawaran from August up to October 2017. Continous sampling with random start method was employed as sampling method. 45 plots were taken as sample. Important value index (IVI) and literature study were used as data analysis method. The result show that there were 21 family consist of 40 plant species, with Theobroma cacao as highest IVI in the area (130%). Based on the study literature there were 4 species of the plant recommended as hyperaccumulator which are Imperata cylindrica and Solanum torvum for cyanide; and also Swietenia macrophyla and Paraserianthes falcataria for mercury. Keywords : gold mining, local accumulator, protective forest, vegetation analysis

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > Kehutanan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Kehutanan
Pengguna Deposit: 201800603 . Digilib
Date Deposited: 06 Jun 2018 06:37
Terakhir diubah: 06 Jun 2018 06:37
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/31606

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir