PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL 95% KULIT BATANG BAKAU MINYAK (Rhizopora appiculata) TERHADAP MOTILITAS, MORFOLOGI DAN JUMLAH SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) JANTAN GALUR Sprague dawley YANG TERPAPAR ASAP ROKOK

DESTY MARINI, 1418011053 (2018) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL 95% KULIT BATANG BAKAU MINYAK (Rhizopora appiculata) TERHADAP MOTILITAS, MORFOLOGI DAN JUMLAH SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) JANTAN GALUR Sprague dawley YANG TERPAPAR ASAP ROKOK. Fakultas Kedokteran, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (167Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (2901Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (2902Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL 95% KULIT BATANG BAKAU MINYAK (Rhizopora appiculata) TERHADAP MOTILITAS, MORFOLOGI DAN JUMLAH SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) JANTAN GALUR Sprague dawley YANG TERPAPAR ASAP ROKOK Oleh DESTY MARINI Latar Belakang: Infertilitas merupakan ketidakmampuan seseorang memiliki anak selama satu tahun atau lebih. Gaya hidup yang diketahui berpengaruh terhadap terjadinya infertilitas pada pria adalah merokok. Asap rokok merupakan radikal bebas yang dapat memicu stress oksidatif. Aktivitas antioksidan dari ekstrak kulit batang bakau minyak (Rhizopora apiculata) diketahui memiliki kemampuan dalam menghambat pembentukan radikal bebas. Metode: Desain penelitian menggunakan rancangan acak lengkap. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara randomisasi. Sampel terdiri dari 30 ekor tikus jantan yang dibagi dalam 3 kelompok, yaitu Kelompok kontrol normal (K1) tidak diberikan perlakuan, kelompok perlakuan 1 (P1) yang diberikan paparan asap rokok dua batang selama satuj am per hari , perlakuan 2 (P2) yang diberikan ekstrak kulit batang bakau sebanyak 56,55 mg/kgBB dan diberikan pemaparan asap rokok. Hasil: Analisis menggunakan Kruskal Wallis dan One-Way ANOVA menunjukkan p<0,05 untuk motilitas, morfologi dan jumlah spermatozoa. Dosis ekstrak kulit batang bakau 56,55 mg/kgBB efektif memperbaiki motilitas, morfologi dan jumlah spermatozoa tikus yang diberikan paparan asap rokok. Simpulan: Terdapat efek protektif pemberian esktrak kulit batang bakau terhadap motilitas, morfologi dan jumlah spermatozoa tikus jantan yang di paparkan asap rokok. Kata Kunci: Motilitas, morfologi, jumlah, stress oksidatif, antioksidan, Rhizopora appiculata.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > R Medicine (General)
Program Studi: Fakultas Kedokteran > Prodi Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 201830324 . Digilib
Date Deposited: 12 Jul 2018 06:32
Terakhir diubah: 13 Jul 2018 04:12
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/32104

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir