PENGGUNAAN ASAP CAIR DARI TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI INHIBITOR KERAK KALSIUM SULFAT (CaSO4) DENGAN METODE SEEDED EXPERIMENT

RENI ANGGRAENI , 1417011089 (2018) PENGGUNAAN ASAP CAIR DARI TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI INHIBITOR KERAK KALSIUM SULFAT (CaSO4) DENGAN METODE SEEDED EXPERIMENT. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (19Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (1478Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1479Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Pengendapan kerak pada dinding-dinding peralatan proses aliran fluida, terutama pada permukaan transfer panas dan permukaan alat-alat evaporasi menjadi masalah yang serius pada sebagian besar proses industri, diantaranya industri minyak dan gas. Salah satu kerak yang sering dijumpai adalah kalsium sulfat (CaSO4). Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut pada penelitian ini digunakan asap cair tempurung kelapa sebagai inhibitor kerak CaSO4 yang ramah lingkungan dengan biaya yang relatif terjangkau. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penambahan bibit kristal (seeded experiment) pada suhu 90 oC dengan konsentrasi larutan pertumbuhan 0,050; 0,075; 0,100; dan 0,125 M serta variasi konsentrasi inhibitor 50, 150, 250, dan 350 ppm. Nilai persen efektivitas tertinggi didapat pada konsentrasi larutan pertumbuhan 0,050 M dan konsentrasi inhibitor 350 ppm yaitu sebesar 177,00 %. Berdasarkan hasil analisis kualitatif dari Scanning Electron Microscopy (SEM) dan X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan bahwa kerak CaSO4 tanpa inhibitor terdiri dari kristal fasa gipsum dan basanit, sedangkan setelah penambahan inhibitor terdiri dari kristal fasa gipsum, basanit, dan anhidrit, yang didominasi fasa basanit. Gipsum termasuk jenis kristal hardscale sedangkan basanit dan anhidrit termasuk jenis kristal softscale. Hasil analisis kuantitatif dengan Particle Size Analyzer (PSA) menunjukkan bahwa distribusi ukuran partikel kerak CaSO4 menjadi lebih kecil setelah penambahan inhibitor dengan nilai rata-rata (mean) dari 16,84 menjadi 0,1149 μm dan nilai tengah (median) dari 11,85 menjadi 0,3914 μm. Kata Kunci : Asap cair, CaSO4, inhibitor, kerak abstract The precipitation of the scale on the walls of fluid flow process equipment, especially on the surface of the heat transfer and the evaporative equipment becomes a serious problem in most industrial processes, including the oil and gas industry. One of the most commonly encountered scale is calcium sulfate (CaSO4). Therefore, in order to solve the problem in this research, coconut shell liquid smoke was used as environmentally friendly inhibitor of CaSO4 scale with a relatively affordable cost. This research was conducted using seeded experiment method at temperature 90 oC with concentration growth solutions of 0.050, 0.075, 0.100, and 0.125 M with inhibitor concentration variations of 50, 150, 250, and 350 ppm. The highest percentage of the effectiveness at the growth solution concentration of 0.050 M and inhibitor concentration of 350 ppm is 177 %. Based on the results of qualitative analysis from Scanning Electron Microscopy (SEM) and X-Ray Diffraction (XRD) showed that the scale of CaSO4 without inhibitors consisted of gypsum and basanite phase crystals, while after addition of inhibitors contained of gypsum, basanite, and anhydrite phase crystals, dominated basanite phase. Gypsum is a type of hard scale crystal while basanite and anhydrite are a type of soft scale crystals. Quantitative analysis results with Particle Size Analyzer (PSA) showed that the particle size distribution of CaSO4 scale was smaller after the addition of inhibitor with mean value from 16.84 to 0.1149 μm and median of 11.85 to 0.3914 μm. Keywords : Liquid smoke, CaSO4, inhibitor, scale

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek:
> QD Chemistry
Program Studi: FAKULTAS MIPA > Prodi Kimia
Pengguna Deposit: 201817899 . Digilib
Date Deposited: 25 Sep 2018 06:27
Terakhir diubah: 26 Sep 2018 04:31
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/33172

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir