ANALISIS PENDAPATAN KOMPOSISI TANAMAN AGROFORESTRI PETANI DI DESA SIDODADI KECAMATAN TELUK PANDAN KABUPATEN PESAWARAN

WANDERI, 1414151077 (2018) ANALISIS PENDAPATAN KOMPOSISI TANAMAN AGROFORESTRI PETANI DI DESA SIDODADI KECAMATAN TELUK PANDAN KABUPATEN PESAWARAN. UNIVERSITAS LAMPUNG, FAKULTAS PERTANIAN.

[img] File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (6Kb)
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (452Kb)
[img] File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (399Kb)

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Masyarakat Desa Sidodadi memanfaatkan kawasan Tahura Wan Abdul Rachman dengan menggunakan sistem agroforestri. Komposisi tanaman agroforestri yang dilakukan setiap petani berbeda sehingga pendapatan yang diperoleh berbeda pula. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui berapa banyak komposisi tanaman agroforestri, komposisi yang memberikan pendapatan tertinggi bagi petani dan tingkat kesejahteraan petani di Desa Sidodadi Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran. Variabel yang digunakan meliputi penerimaan agroforestri, biaya produksi dan pengeluaran petani agroforestri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi tanaman agroforestri di Desa Sidodadi terdiri dari 7 komposisi. Pendapatan tertinggi terdapat pada komposisi II dengan tanaman utama pisang dan kakao yang memiliki pendapatan rata-rata sebesar Rp 21.640.777/KK/tahun. Tingkat kesejahteraan petani di Desa Sidodadi sebesar 96% (88 orang) dari 92 responden. Kata Kunci : agroforestri, pendapatan, komposisi tanaman, kesejahteraan. ABSTRACT The peoples of Sidodadi Village exploit the Tahura Wan Abdul Rachman area by using an agroforestry system. The composition of agroforestry plants carried out by each farmer is different so that the income earned will be different. The purpose of this research was to determine how much composition of agroforestry plants, the composition that provides the highest income for farmers and the level of welfare of farmers in Sidodadi Village, Teluk Pandan Subdistrict, Pesawaran District. Variables used include agroforestry revenues, production costs and expenditure of agroforestry farmers. The results showed that the composition of agroforestry in Sidodadi Village consisted of 7 compositions. The highest income is in composition II with the main crops of banana and cocoa which has an average income of Rp 21.640.777/KK/year. The welfare level of farmers in Sidodadi Village is 96% (88 people) from 92 respondents. Keywords : agroforestry, income, crop composition, welfare.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
> Kehutanan
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Kehutanan
Pengguna Deposit: 188185989 . Digilib
Date Deposited: 22 Oct 2018 06:18
Terakhir diubah: 22 Oct 2018 06:18
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/37247

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir