ANALISIS ENERGI LISTRIK DAN QUALITY OF SERVICE (QoS) SISTEM PENGATUR SUHU DAN KELEMBABAN PADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM

Ridho Zulkarnain, 1415031111 (2019) ANALISIS ENERGI LISTRIK DAN QUALITY OF SERVICE (QoS) SISTEM PENGATUR SUHU DAN KELEMBABAN PADA BUDIDAYA JAMUR TIRAM. Fakultas Teknik, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK.pdf

Download (186Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI RIDHO ZULKARNAIN (1415031111) FULL TEKS.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2406Kb)
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI RIDHO ZULKARNAIN (1415031111) TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (2364Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) adalah salah satu komoditas yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Rumah budidaya jamur (kumbung) tak jarang terletak pada daerah yang jauh dari jangkauan sinyal telepon maupun jaringan internet baik kabel maupun nirkabel sehingga sulit untuk mendapatkan sambungan internet. Penerapan smart farming pada bidang pertanian jamur tiram erat hubungannya membutuhkan sambungan internet yang stabil agar dapat memberikan data yang real-time ke petani jamur untuk memantau dan merawat tumbuh kembang jamur secara optimal. Quality of Service (QoS) dari sebuah jaringan telekomunikasi dapat memastikan keandalan jaringan tersebut untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Energi listrik yang dibutuhkan dari sistem pengatur suhu dan kelembaban juga butuh diperhatikan, selain untuk penghematan biaya produksi, namun juga untuk efisiensi dari sistem itu sendiri. Pengukuran QoS dilakukan dengan cara menjalankan aplikasi Wireshark pada laptop yang terhubung dengan sistem pengatur suhu dan kelembaban kemudian menganalisis lalu lintas data yang sedang terjadi. Parameter untuk QoS sendiri terdiri atas delay, throughput, jitter, dan packet loss. Setelah parameter didapat, maka langkah selanjutnya ialah menghitung nilai QoS dengan menghitung rerata dari nilai parameter. Energi listrik diukur dengan cara menghubungkan catu daya dengan osiloskop untuk mendapatkan tegangan dan arus masukan, setelah itu menghitung energi listrik yang dibutuhkan untuk menyalakan sistem. Sistem pengatur suhu dan kelembaban pada budidaya jamur tiram mendapatkan kategori QoS memuaskan dengan nilai tertinggi 3,75 sehingga jaringan yang digunakan dapat memberikan pelayanan yang baik untuk penggunanya dan menghabiskan energi listrik sebesar 782,46 Wh selama satu hari. Kata kunci: Jamur tiram, smart farming, Quality of Service (QoS), pengatur suhu dan kelembaban, energi listrik White oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) is one commodity that is quite popular with the people of Indonesia. Mushroom cultivation houses (kumbung) are frequently located in areas far from the reach of telephone signals and internet networks wired or wireless so it is difficult to get an internet connection. The application of smart farming in the field of oyster mushroom farming rely on stable internet connection in order to provide real-time data to mushroom farmers to monitor and treat fungal growth. Quality of Service (QoS) from a telecommunications network can ensure the reliability of the network to meet user needs. The electrical energy consumption from the temperature and humidity control system also needs attention, not only to saving production costs, but also for the efficiency of the system itself. QoS measurement uses Wireshark network analyzer installed in a laptop connected to the temperature and humidity control system. The parameters for QoS itself consist of delay, throughput, jitter, and packet loss. After obtaining the parameters, the next step is to calculate the QoS value by averaging of the parameter values Electrical energy measurement uses oscilloscope to get the input voltage and current, then calculating the electrical energy needed to turn on the system. This system gets a satisfying category for its QoS with the highest value of 3.75 meaning the network used can provide good service for its users and consumes 782.46 Wh of electricity for one day. Keywords: Oyster mushroom, smart farming, Quality of Service, temperature and humidity conditioning, Energy Consumption

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan)
600 Teknologi (ilmu terapan) > 620 Ilmu teknik dan ilmu yang berkaitan
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi S1-Teknik Elektro
Pengguna Deposit: UPT . Digilib2
Date Deposited: 29 Mar 2022 13:25
Terakhir diubah: 29 Mar 2022 13:25
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/56675

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir