MEKANISME ADSORPSI INHIBITOR KOROSI OLIGOMER 4-VINILPIRIDIN PADA PERMUKAAN BAJA LUNAK DALAM MEDIUM KOROSIF CO2

TB. SOFI SUDIRMANO, 1617011014 (2021) MEKANISME ADSORPSI INHIBITOR KOROSI OLIGOMER 4-VINILPIRIDIN PADA PERMUKAAN BAJA LUNAK DALAM MEDIUM KOROSIF CO2. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK - tubagus sudirmano.pdf

Download (3186Kb) | Preview
[img] File PDF
FULL SKRIPSI TANPA LAMPIRAN - tubagus sudirmano.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3186Kb)
[img]
Preview
File PDF
FULL SKRIPSI TANPA PEMBAHSAN DAN LAMPIRAN - tubagus sudirmano.pdf

Download (3186Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Oligomer 4-vinilpiridin yang digunakan pada penelitian ini telah difraksinasi dengan menggunakan Sephadex LH-20 sebagai fase diam dan metanol sebagai fase gerak. Fraksi-fraksi oligomer 4-vinilpiridin diuji aktivitasnya menggunakan metode Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS) dengan konsentrasi bervariasi (0, 25, 50, 100 dan 150 mg L-1 ) dan suhu bervariasi (30, 50 dan 70oC) sebagai inhibitor korosi pada baja lunak dalam medium korosif CO2. Data persen proteksi EIS digunakan untuk menentukan mekanisme adsorpsi menggunakan empat model adsorpsi, yaitu: Temkin, Langmuir, Frumkin dan Flory-Huggins. Permukaan baja lunak dianalisis menggunakan Scanning Electron Microscope- Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDS). Hasil uji EIS menunjukkan fraksi yang memiliki kemampuan sebagai inhibitor korosi terbaik pada suhu 30oC yaitu F5, pada suhu 50 dan 70oC yaitu F1. Hasil mekanisme adsorpsi yang paling baik yaitu menggunakan model Langmuir dengan reaksi berlangsung secara spontan, adsorpsi terjadi secara kimia dan endotermik, serta entropi pada suhu paling tinggi menunjukkan adsorpsi paling baik. Hasil analisis permukaan menunjukkan F1 dan F2 paling baik dalam memproteksi baja lunak. Kata kunci: Baja lunak, korosi CO2, inhibitor korosi, fraksi-fraksi oligomer 4- vinilpiridin, mekanisme adsorpsi. The 4-vinylpyridine oligomer used in this study was fractionated using Sephadex LH-20 as the stationary phase and methanol as the mobile phase. The 4- vinylpyridine oligomeric fractions were tested for their activities using the Electrochemical Impedance Spectroscopy (EIS) method with varying concentrations (0. 25, 50, 100 and 150 mg L-1 ) and varying temperatures (30, 50 and 70oC) as corrosion inhibitors on mild steel in CO2 corrosive medium. EIS protection percent data was used to determine the adsorption mechanism using four adsorption models, namely: Temkin, Langmuir, Frumkin and Flory-Huggins. Mild steel surfaces were analyzed using Scanning Electron Microscope-Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (SEM-EDS). The results of the fractionation obtained 5 fractions. The EIS test results show the fraction that has ability as the best corrosion inhibitor at temperature of 30oC, namely F5, at temperature of 50 and 70oC, namely F1. The best result of the adsorption mechanism is using the Langmuir model with the reaction taking place spontaneously, adsorption occurs chemically and endothermically, and the entropy at the highest temperature shows the best adsorption. The result of surface analysis shows that F1 and F2 are the best in protecting mild steel. Kata kunci: Mild steel, CO2 corrosion, corrosion inhibitor, 4-vinylpyridine oligomeric fractions, adsorption mechanism.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika
500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 540 Kimia dan ilmu yang berhubungan
Program Studi: FAKULTAS MIPA > Prodi Kimia
Pengguna Deposit: UPT . Teti Novianti
Date Deposited: 28 Apr 2022 07:40
Terakhir diubah: 28 Apr 2022 07:40
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/60652

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir