MODEL FISIK BANGUNAN PENGAMAN PILAR JEMBATAN AKIBAT ALIRAN DEBRIS

Anwar, 0925011005 (2014) MODEL FISIK BANGUNAN PENGAMAN PILAR JEMBATAN AKIBAT ALIRAN DEBRIS. Masters thesis, Universitas Lampung.

[img]
Preview
File PDF
Abstract.pdf

Download (9Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Abstrak.pdf

Download (102Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Cover Dalam.pdf

Download (457Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Cover Luar.pdf

Download (10Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Daftar Gambar.pdf

Download (93Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Daftar Isi.pdf

Download (193Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Daftar Notasi.pdf

Download (188Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Daftar Tabel.pdf

Download (87Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Lembar Pengesahan.pdf

Download (1026Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Lembar Pernyataan.pdf

Download (502Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Lembar Persetujuan.pdf

Download (1029Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Motto.pdf

Download (20Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Riwayat Hidup.pdf

Download (21Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Sanwacana.pdf

Download (274Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB I.pdf

Download (187Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB II.pdf

Download (812Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB III.pdf

Download (218Kb) | Preview
[img] File PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (1362Kb)
[img]
Preview
File PDF
BAB V.pdf

Download (189Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
Daftar Pustaka.pdf

Download (198Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Aliran debris pada umumnya terjadi pada sungai – sungai di daerah pegunungan. Tipe aliran ini merupakan aliran yang sangat berbahaya dan bersifat merusak. Hal ini terjadi karena aliran debris mempunyai kecepatan yang tinggi serta membawa campuran sedimen dan material lainnya. Banyaknya infrastruktur yang dibangun pada daerah sungai dengan pola aliran ini menjadikan perlunya penanganan khusus untuk menjaga keamanan struktur yang dibangun dengan investasi yang cukup besar. Penelitian ini menitikberatkan pada pembuatan model dan pengamatan pengaruh aliran debris pada pilar jembatan dengan 3(tiga) kondisi, yaitu : konstruksi pilar tanpa pengaman, menggunakan pengaman bronjong, dan menggunakan pengaman bored pile pada model tersebut. Dengan menggunakan debit sebesar 1,54 liter/detik pada skala model diperoleh bahwa kedalaman gerusan maksimum terjadi pada kondisi pilar jembatan tanpa pengaman, yaitu sebesar 1,7 cm dan gerusan minimum terjadi pada kondisi pilar dengan pengaman bored pile yaitu sebesar 1,48 cm. Volume gerusan maksimum terjadi pada bagian hilir jembatan dengan menggunakan pengaman bronjong, yaitu sebesar 400 cm2, sedangkan volume gerusan sedimen minimum terjadi dengan menggunakan pengaman bored pile, yaitu sebesar 257,5 cm3. Dengan demikian, dengan menggunakan pengaman pilar bored pile lebih efektif untuk menahan gerusan akibat aliran debris. Hal ini disebabkan konstruksi bored pile tidak menghambat aliran yang terjadi sehingga efek gerusan akan mencapai titik eqluibrium. Kata kunci : aliran debris, pilar jembatan, pengama bored pile Debris flow generally occurs in rivers in mountainous areas. This flows is a very dangerous and destructive. This happens because the debris flow has a high speed and carry a mixture of sediment and other materials. Of infrastructure is built on rivers area flow pattern makes the need for special handling to maintain the protected structure with a substantial investment. This study focuses on the modeling and observation influence debris flow on bridge piers with three (3) conditions: unprotected bridge piers, using gabion safety, and using protected bored pile on the model. By using a discharge of 1.54 liters/sec on a scale model of the maximum scours depth is obtained that occurred on bridge piers unprotected condition, that is equal to 1.7 cm and the minimum scours occurs in conditions of safety piers the bored pile is equal to 1.48 cm. The maximum scours volume occurs in the downstream bridge using gabion protected, amounting to 400 cm2, while the minimum volume of sediment scours occurs by using a safety bored pile 257.5 cm3. By the using protected piers bored pile more effective to resist scours due to debris flows. This is due to the construction of bored pile does not impede the flows that occurs so that the effect scours will reach a point of equilibrium. Keywords: debris flow, bridge piers, safety bored pile.

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek:
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Magister Teknik Sipil
Pengguna Deposit: 0920564 . Digilib
Date Deposited: 23 Dec 2014 08:35
Terakhir diubah: 23 Dec 2014 08:35
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/6073

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir