BENTUK PERTUNJUKAN TARI ABUNG SIWO MEGO DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

Bela Monica, 1853043001 (2022) BENTUK PERTUNJUKAN TARI ABUNG SIWO MEGO DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (3689Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3687Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (3689Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

ABSTRAK BENTUK PERTUNJUKAN TARI ABUNG SIWO MEGO DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Oleh Bela Monica Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pertunjukan tari Abung Siwo Mego di Kabupaten Lampung Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu bentuk yang terlihat pada tari Abung Siwo Mego meliputi elemen-elemen pertunjukan tari yang dikemukakan oleh Soedarsono yaitu gerak, pola lantai, musik iringan, tata busana, properti, dan tempat pertunjukan. Tari Abung Siwo Mego memiliki tiga ragam gerak yaitu Igol, Ngiyau Bias, dan Ngelap. Pola lantainya membentuk lingkaran dan terdapat satu Penyimbang yang berada ditengah. Kemudian busana yang digunakan yaitu Kawai Balak, Kain Petupal, dan Sabuk Andak. Aksesoris tari Abung Siwo Mego adalah Siger dan Tanggai yang hanya digunakan oleh Penyimbang perwakilan Buay Nuban. Sedangkan musik pengiring pada tari Abung Siwo Mego menggunakan instrumen musik tradisi Lampung, yakni Talo Balak, Gujih, Kendang, Bendih dan Gong yang dimainkan dengan pola tabuhan Lampung dan diawali dengan sastra Panggeh. Tempat pertunjukan tari Abung Siwo Mego dilakukan di Sesat. Adapun properti yang digunakan adalah Punduk. Kata kunci: Bentuk Pertunjukan, Tari Abung Siwo Mego ABSTRACT SIWO MEGO DI ABUNG DANCE PERFORMANCE FORM LAMPUNG TIMUR DISTRICT By Bela Monica This study aims to describe the form of Abung Siwo Mego dance performances in East Lampung Regency. This study uses descriptive qualitative methods and data collection techniques, namely observation, interviews, and documentation. The results of this study are the forms seen in the Abung Siwo Mego dance including the elements of dance performances proposed by Soedarsono, namely motion, floor patterns, accompaniment music, fashion, property, and performance venues. The Abung Siwo Mego dance has three types of movements, namely Igol, Ngiyau Bias, and Ngelap. The floor pattern forms a circle and there is one counterweight in the middle. Then the clothes used are Kawai Balak, Petupal Cloth, and Andak Belt. Abung Siwo Mego's dance accessories are Siger and Tanggai which are only used by Balancing representatives of Buay Nuban. While the accompaniment of the Abung Siwo Mego dance uses traditional Lampung musical instruments, namely Talo Balak, Gujih, Kendang, Bendih and Gong which are played with a Lampung wasp pattern and begin with Panggeh literature. The venue for the Abung Siwo Mego dance performance is in Sesat. The property used is the hump. Keyword: Performance Form, Abung Siwo Mego Dance

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan
700 Seni, seni rupa, kesenian
Program Studi: FKIP > Prodi Pendidikan Seni Drama, dan Tari
Pengguna Deposit: 2208420174 . Digilib
Date Deposited: 16 Aug 2022 06:12
Terakhir diubah: 16 Aug 2022 06:12
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/65025

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir