EVALUASI PROGRAM DANA BANTUAN PRESIDEN PRODUKTIF USAHA MIKRO BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL MENENGAH KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2021

GHINA, KHAIRUNNISA (2023) EVALUASI PROGRAM DANA BANTUAN PRESIDEN PRODUKTIF USAHA MIKRO BAGI PELAKU USAHA MIKRO KECIL MENENGAH KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2021. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (254kB) | Preview
[img] Text
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Banpres Produktif Usaha Mikro merupakan bagian dari program Kementrian Koperasi dan UKM yang ditunjukan untuk mengatasi ekonomi nasional yang kemudian disingkat BPUM. Di masa pandemi, pelaku UMKM menghadapi beberapa kesulitan, seperti mencari bahan baku, penjualan yang menurun, modal yang menipis, produksi yang menurun, dan keterlambatan distribusi. Jika pandemi Covid-19 terus berlanjut, diperkirakan setidaknya setengah dari UMKM Indonesia akan mengalami kegagalan. Dalam rangka merevitalisasi perekonomian Indonesia, pemerintah telah memberikan insentif berupa program Banpres Produktif Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (BPUM) yang disalurkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan hasil program dana Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) bagi pelaku UMKM di Kota Bandar Lampung pada tahun 2021. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dengan melihat lima indikator ketepatan yaitu, efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) efektivitas pada pelaksanaan program BPUM Tahun 2021 tidak dapat diukur karena tidak adanya sistem monitoring, data dan dokumentasi yang jelas untuk mengetahui ketercapaian program BPUM di Kota Bandar Lampung Tahun 2021. 2) Efisiensi disimpulkan efisien karena sumber daya telah memadai. 3) Kecukupan dinilai telah cukup karena program BPUM sangat berperan dalam pengembangan dan permasalahan UMKM di masa pandemi. 4) Perataan BPUM belum dapat dikatakan merata pada pencapaian tujuan menyeluruh karena tujuan sasaran dari program BPUM belum dapat menyentuh seluruh pelaku usaha. 5) Responsivitas disimpulkan responsiv karena para pegawai dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung telah melayani dengan baik kepada seluruh pelaku usaha dan 6) Ketepatan disimpulkan kurang tepat karena masih terdapat penggunaan dana BPUM yang tidak tepat. Kata Kunci: Efektivitas program, Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Item Type: Other
Subjects: ?? 350 ??
Divisions: Fakultas ISIP > Prodi Administrasi negara
Depositing User: 2301977793 . Digilib
Date Deposited: 10 Feb 2023 06:16
Last Modified: 10 Feb 2023 06:16
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/69080

Actions (login required)

View Item View Item