STUDI IN VIVO : ANALISIS KARAKTER AGRONOMIS, MOLEKULAR DAN RESISTENSI PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN VANILI (Vanilla planifolia Andrews) DENGAN INDUKSI ASAM FUSARAT

RINA, MARYANI (2023) STUDI IN VIVO : ANALISIS KARAKTER AGRONOMIS, MOLEKULAR DAN RESISTENSI PENYAKIT LAYU FUSARIUM PADA TANAMAN VANILI (Vanilla planifolia Andrews) DENGAN INDUKSI ASAM FUSARAT. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK.pdf

Download (121Kb) | Preview
[img] File PDF
2. FILE TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3866Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. FILE TESIS FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (3218Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Vanilla planifolia Andrews merupakan tanaman yang bernilai ekonomis karena menghasilkan vanilin yang diperoleh dari proses pengeringan biji vanili. Kendala dalam budidaya V. planifolia yaitu adanya penyakit busuk batang atau layu fusarium yang menyebabkan produksinya menurun. Salah satu upaya untuk mengatasinya yaitu dengan agen pengimbas berupa asam fusarat (AF), sehingga dihasilkan nantinya akan diasilkan vanili yang tahan layu fusarium. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: karakter agronomis pada tanaman vanili setelah diinduksi AF, kriteria ketahanan dan aktivitas enzim peroksidase pada tanaman vanili hasil diinduksi AF, karakter molekular dengan membandingkan antara pola DNA vanili yang diberi perlakuan AF dengan tanpa perlakuan AF. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus – Desember 2022 di Laboratorium Botani, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA Universitas Lampung dan di desa Srimenganten, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Rancangan Penelitian yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan yaitu konsentrasi asam fusarat 0 ppm, 90 ppm, 100 ppm, 110 ppm, dan 120 ppm. Analisis data dilakukan dengan ANOVA oneway dengan taraf signifikasi α = 5% dan dilanjutkan dengan uji Tukey pada taraf signifikasi α =5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, konsentrasi asam fusarat toleran untuk seleksi tanaman V. planifolia pada pertumbuhan optimum adalah 120 ppm. Kriteria ketahanan tanaman V. planifolia pada konsentrasi 110 ppm dan 120 ppm lebih efektif dan mampu menekan intensitas penyakit hingga 20%, serta terjadi peningkatan aktivitas enzim peroksidase seiring dengan meningkatnya konsentrasi AF. Pita DNA spesifik dengan ukuran 500 bp dapat diprediksi sebagai kandidat marker RAPD untuk ketahanan vanili terhadap Fov. Kata Kunci: Vanilla planifolia, Asam Fusarat, Layu Fusarium,Fusarium oxysporum f. sp. vanillae

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika
500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 570 Biologi
Program Studi: FAKULTAS MIPA > Prodi Magister Ilmu Biologi
Pengguna Deposit: 2301144592 . Digilib
Date Deposited: 18 Apr 2023 01:15
Terakhir diubah: 18 Apr 2023 01:15
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/71003

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir