ANALISIS PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU PENYERTAAN KORUPSI DI PERGURUAN TINGGI

Karina Nada Rhamadini, 1942011019 (2023) ANALISIS PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU PENYERTAAN KORUPSI DI PERGURUAN TINGGI. FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK.pdf

Download (56Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (11Mb)
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (11Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

ANALISIS PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA TERHADAP PELAKU PENYERTAAN KORUPSI DI PERGURUAN TINGGI Tindak pidana korupsi adalah kegiatan yang dilakukan untuk memperkaya diri sendiri atau kelompok dimana kegiatan tersebut melanggar hukum karena telah merugikan bangsa dan negara, pertanggungjawaban pidana oleh pelaku tindak pidana korupsi yang dilakukan sendiri maupun bersama-sama merupakan hal yang sangat penting untuk memberantas tindak pidana korupsi dan memberikan efek jera kepada pelaku tindak pidana korupsi. Tindak pidana korupsi merupakan tindak pidana yang luar biasa, sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambahkan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis empiris kemudian disesuaikan dengan pendekatan yuridis normatif. Narasumber dalam penelitian ini terdiri dari Jaksa Kejaksaan Tinggi Lampung, Hakim Pengadilan Negeri Lampung, dan Akademisi Bagian Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Lampung. Pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan dan studi lapangan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa korupsi yang dilakukan oleh lebih dari satu orang atau sekelompok orang maka dapat di pertanggungjawaban kepada pihak-pihak yang melakukan tindak pidana korupsi tersebut. Hal tersebut karena setiap masing-masing pelaku mempunyai bentuk kesalahan berupa kesengajaan atau kealpaan, dan perbuatan tersebut bersifat tindak pidana melawan hukum serta menimbulkan kerugian negara. Faktor-faktor penghambat dalam mempertanggungjawabkan pelaku penyertaan korupsi di perguruan tinggi terdapat beberapa faktor antara lain, faktor penegakan hukum masih kurang optimalnya aparat penegak hukum dalam mengatasi persoalan

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana
Program Studi: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Pengguna Deposit: 2301990723 . Digilib
Date Deposited: 26 Jul 2023 01:11
Terakhir diubah: 26 Jul 2023 01:11
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/73650

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir