PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA KORUPSI DANA PENGHAPUSAN ASET MILIK PEMERINTAH KOTA BANDAR LAMPUNG

Gracelda Syukrie, 1112011161 (2015) PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA KORUPSI DANA PENGHAPUSAN ASET MILIK PEMERINTAH KOTA BANDAR LAMPUNG. Fakultas Hukum, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (10kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf

Download (113kB) | Preview
[img]
Preview
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (162kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PERNYATAAN.pdf

Download (109kB) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (15kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PERSEMBAHAN.pdf

Download (37kB) | Preview
[img]
Preview
Text
MOTO.pdf

Download (42kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SANWACANA.pdf

Download (62kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (43kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (143kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (19kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (209kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (12kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (46kB) | Preview

Abstract

Korupsi merupakan gejala masyarakat disegala bidang baik ekonomi, hukum, sosial budaya, dan politik. Salah satu contoh bentuk korupsi yang terjadi di Bandar Lampung atas korupsi dana penghapusan aset milik Pemerintah Kota Bandar Lampung, ditemukan pengelolaan barang (aset) yang tidak berada di tempatnya. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini dilakukan untuk menjawab permasalahan bagaimanakah penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana korupsi dana penghapusan aset milik Pemerintah Kota Bandar Lampung dan apakah faktor penghambat penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana korupsi dana penghapusan aset milik Pemerintah Kota Bandar Lampung. Pendekatan masalah dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, dan yuridis empiris. Data yang digunakan adalah data primer, dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, dan studi lapangan. Pengolahan data diperoleh melalui tahap seleksi data, klasifikasi data, dan sistematisasi data. Data hasil pengolahan dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode induktif dan deduktif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana korupsi dana penghapusan aset milik Pemerintah Kota Bandar Lampung dilaksanakan melalui dua jalur yaitu, jalur penal dan non penal. Jalur penal berupa tahap penegakan mulai dari penyidikan, penuntutan, dan proses persidangan. Jalur non penal berupa pengawasan, pembinaan, dan pelatihan. Faktor penghambatnya adalah faktor aparat penegak hukum, aparat yang menangani tindak pidana ini sedikit dan kurang profesional sehingga proses dalam pembuktiannya butuh waktu lama. Faktor sarana dan fasilitas, kurang memadai tidak memiliki gudang penyimpanan barang yang akan dihapuskan. Faktor masyarakat, kesadaran masyarakat yang tidak perduli menganggap barang (aset) Gracelda Syukrie tidak memiliki nilai. Faktor kebudayaan, menganggap aparatlah yang harus aktif dan cenderung menganggap bukan tanggung jawabnya. Saran dalam penelitian ini adalah Inspektorat hendaknya meningkatkan kinerja dalam melakukan pengawasan sehingga mengantisipasi tindak korupsi dan penjatuhan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku korupsi untuk memberikan efek jera. Pemerintah menyediakan sarana yang memadai dan lebih transparan terhadap masyarakat mengenai barang daerah agar terpeliharanya aset daerah. Kata Kunci : Penegakan Hukum, Korupsi, Penghapusan Aset

Item Type: Other
Subjects:
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Depositing User: 0491823 . Digilib
Date Deposited: 03 Mar 2015 03:08
Last Modified: 03 Mar 2015 03:08
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/7568

Actions (login required)

View Item View Item