PENGARUH KESEIMBANGAN KEHIDUPAN-KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION SALES FORCE PT TELKOM WITEL BOGOR DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI

Maulana , Syamsu Hidayat (2024) PENGARUH KESEIMBANGAN KEHIDUPAN-KERJA TERHADAP TURNOVER INTENTION SALES FORCE PT TELKOM WITEL BOGOR DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI. FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF (Abstrak)
1. ABSTRAK.pdf

Download (58Kb) | Preview
[img] File PDF (SKRIPSI FULL (TANPA LAMPIRAN))
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1258Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF (SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN)
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1148Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Pada era lingkungan bisnis yang semakin dinamis dan kompetitif, masalah tingkat pergantian karyawan (turnover) telah menjadi perhatian utama bagi perusahaan. Pergantian karyawan yang tinggi memiliki peran dan kontribusi kritis dalam keberhasilan dan pertumbuhan perusahaan serta memiliki dampak yang tidak proporsional pada perusahaan. Karyawan yang tidak terpenuhi keseimbangan antara kehidupan dan kerja dapat mengalami ketidakpuasan dalam bekerja yang dapat berkontribusi pada niat untuk berpindah kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keseimbangan kehidupan-kerja terhadap turnover intention sales force PT Telkom Witel Bogor dengan dimediasi oleh kepuasan kerja. Penelitian ini merupakan penelitian kausal dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data primer dari hasil kuesioner dengan skala likert. Sampel penelitian berjumlah 256 responden, analisis data yang digunakan adalah analisis regresi menggunakan software SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan-kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention, keseimbangan kehidupan-kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, kepuasan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention, keseimbangan kehidupan-kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention dengan dimediasi oleh kepuasan kerja. Saran dari penelitian ini yaitu perusahaan perlu menyediakan fasilitas rekreasi di tempat kerja dan menyelenggarakan kegiatan family gathering untuk mendukung keseimbangan kehidupan-kerja sales force. Perusahaan disarankan meningkatkan kesadaran sales force tentang program bonus dan insentif yang ditawarkan melalui penyebaran informasi, untuk meningkatkan kepuasan kerja. Perusahaan melibatkan sales force dalam kegiatan team building atau kompetisis internal untuk mendukung terciptanya budaya kerja harmonis. Sebagai saran penelitian mendatang, untuk menambah variabel seperti stres kerja, work engagement, dan kompensasi, dengan memperluas cakupan penelitian ke seluruh sales force PT Telkom Indonesia Divisi Regional III di wilayah Jawa Barat. Kata Kunci: Keseimbangan Kehidupan-Kerja, Kepuasan Kerja, Turnover Intention In an era of increasingly dynamic and competitive business environments, the issue of employee turnover has become a primary concern for companies. High turnover rates play a critical role in the success and growth of a company and have disproportionate impacts on its overall performance. Employees who experience an imbalance between work and life satisfaction may encounter job dissatisfaction, contributing to their intention to switch jobs. This study aims to determine the effect of work-life balance on turnover intention among the sales force of PT Telkom Witel Bogor mediated by job satisfaction. This study is a causal research with a quantitative approach. It utilizes primary data obtained from a Likert-scale questionnaire. The research sample consists of 256 respondents, and data analysis involves regression analysis using SPSS 27 software. The results of the study indicate that work-life balance negatively and significantly affects turnover intention, work-life balance positively and significantly affects job satisfaction, job satisfaction negatively and significantly affects turnover intention, and work-life balance negatively and significantly affects turnover intention mediated by job satisfaction. Suggestions for the research concerning the work-life balance variable include the suggestion that companies should provide recreational facilities at the workplace and organize family gathering activities to support the work-life balance of the sales force. The company is advised to raise awareness among the sales force about the offered bonus and incentive programs through information dissemination to enhance job satisfaction. The company should involve the sales force in team-building activities or internal competitions to foster the creation of a harmonious work culture. As a suggestion for future research, it is recommended to include variables such as job stress, work engagement, and compensation. This could be achieved by expanding the scope of the research to cover the entire sales force of PT Telkom Indonesia Division Regional III in the West Java region. Keywords: Work-Life Balance, Job Satisfaction, Turnover Intention

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 304 Faktor yang mempengaruhi perilaku sosial
300 Ilmu sosial > 306 Kultur, ilmu budaya, kebudayaan dan lembaga-lembaga, institusi
300 Ilmu sosial > 330 Ekonomi
300 Ilmu sosial > 330 Ekonomi > 331 Ekonomi perburuhan, tenaga kerja
Program Studi: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Prodi S1-Manajemen
Pengguna Deposit: 2308613881 . Digilib
Date Deposited: 20 Feb 2024 03:22
Terakhir diubah: 20 Feb 2024 03:22
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/79088

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir