Juanda, Dwi Yogo (2025) PENGARUH TEKNIK KONSERVASI TANAH DAN PEMUPUKAN TERHADAP PRODUKSI SINGKONG (Manihot esculenta Crantz) DI LAHAN BERLERENG. FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (359kB) | Preview |
|
|
Text
SKRIPSI FULL-1.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN-1.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Lampung merupakan salah satu produsen singkong paling tinggi di Indonesia dan memiliki kemampuan untuk memenuhi permintaan singkong nasional. Pada 2020 produksi singkong di Lampung menyentuh 2.650.289 ton, sedangkan 2021 menurun menjadi 2.485.452 ton dengan luas areal singkong berkisar 489.573 ha. Perununan produksi singkong ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah aliran permukaan dan erosi. Penelitian ini dilaksanakan pada 31 Mei 2023 – 9 Maret 2024 di Laboratorium Lapang Terpadu, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap Faktorial (2x2). Faktor pertama adalalah konservasi tanah (guludan) dan faktor kedua pemupukan. Perlakuan tenik konservasi tanah terbagi menjadi G1: guludan searah lereng, G2: guludan memotong lereng. Perlakuan pemupukan terbagi menjadi P0: tanpa pemupukan, P: NPK Phonska 300 kg ha⁻¹ dan Urea 200 kg ha⁻¹. Hasil penelitian perlakuan teknik koservasi tanah tidak berbeda nyata pada semua variabel. Pada perlakuan pemupukan memperlihatkan hasil berbeda nyata pada taraf 5% terhadap variabel bobot umbi, sedangkan pada variable jumlah umbi, diameter umbi, dan panjang umbi tidak berbeda nyata. Tidak terdapat pengaruh interaksi antara perlakuan teknik koservasi dan pemupukan pada semua variabel.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 630 ?? |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Prodi Agroteknolgi |
| Depositing User: | 2507423235 Digilib |
| Date Deposited: | 13 Nov 2025 01:46 |
| Last Modified: | 13 Nov 2025 01:46 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/93065 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
