JEREMIA MANIK, IPAN (2026) HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, SIKAP,DAN PERILAKU TENTANG PENULARAN DAN PENCEGAHAN DENGAN PREVALENSI INFEKSI PROTOZOA USUS PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI PANTI ASUHAN WILAYAH KOTA BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (134Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (32Mb) |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (23Mb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Latar Belakang: Infeksi protozoa usus merupakan masalah kesehatan pada anak yang dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku tentang pencegahan serta penularan dengan prevalensi infeksi protozoa usus padaanak usia sekolah dasar yang tinggal di panti asuhan Kota Bandar Lampung. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional). Subjek penelitian berjumlah 56 anak usia sekolah dasar. Data pengetahuan, sikap, dan perilaku dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Pemeriksaan sampel feses dilakukan di laboratorium parasitologi. Hasil: Prevalensi infeksi protozoa usus sebesar 5,4% dengan spesies yang ditemukan adalah Blastocystis sp. Terdapat hubungan signifikan antara tingkapengetahuan dan kejadian infeksi protozoa usus (p=0,016) serta antara perilaku pencegahan dan kejadian infeksi (p=0,04). Tidak terdapat hubungan signifikan antara sikap dan kejadian infeksi protozoa usus (p=0,095). Kesimpulan: Prevalensi infeksi protozoa usus pada anak panti asuhan relatif rendah. Tingkat pengetahuan dan perilaku pencegahan berperan penting terhadap kejadian infeksi. Upaya edukasi dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehaperlu dipertahankan dan ditingkatkan. Kata Kunci: infeksi protozoa usus, Blastocystis sp., pengetahuan, sikap, perilakupencegahan, panti asuhan. Background: Intestinal protozoan infection in children is influenced by knowledge, attitudes, and preventive behaviors. This study aimed to analyze the association between knowledge, attitude, and preventive behavior with the prevalence of intestinal protozoan infection among primary school children living in orphanages in Bandar Lampung. Methods: This analytic observational study used a cross-sectional design involving 56 primary school children. Knowledge, attitude, and behavior data were collected using validated questionnaires. Stool samples were examined in a parasitology laboratory. Results: The prevalence of intestinal protozoan infection was 5.4%, with Blastocystis sp. identified. Significant associations were found between knowledge and infection (p=0.016) and between preventive behavior and infection (p=0.04). No significant association was found between attitude and infection (p=0.095). Conclusions: The prevalence of intestinal protozoan infection was relatively low. Knowledge and preventive behavior play important roles in reducing infection risk. Continuous hygiene education and clean and healthy living practices should be strengthened. Keywords: intestinal protozoan infection, Blastocystis sp., knowledge, attitude, preventive behavior, orphanage.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) 600 Teknologi (ilmu terapan) > 607 Pendidikan, riset, topik terkait 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter |
| Pengguna Deposit: | 2507539016 Digilib |
| Date Deposited: | 21 Jan 2026 06:13 |
| Terakhir diubah: | 21 Jan 2026 06:13 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94796 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
