PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM FASILITASI PEMBERDAYAAN PESANTREN (Studi Di Pemerintah Kota Bandar Lampung)

MUHAMMAD , FAZRY MAULANA (2026) PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM FASILITASI PEMBERDAYAAN PESANTREN (Studi Di Pemerintah Kota Bandar Lampung). Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (58kB) | Preview
[img] Text
TESIS FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
TESIS FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia memiliki peran strategis dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Namun, di berbagai daerah termasuk Kota Bandar Lampung, pesantren masih menghadapi keterbatasan pendanaan, sarana-prasarana, dan kapasitas kelembagaan. Padahal, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren telah menegaskan kewajiban pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan dukungan melalui rekognisi, afirmasi, dan fasilitasi. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara norma hukum dan praktik kebijakan di tingkat daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pemerintah daerah Kota Bandar Lampung dalam memberikan fasilitasi pemberdayaan pesantren sesuai amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi kendala dalam pelaksanaan dukungan dan fasilitasi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yang dipadukan dengan pendekatan yuridis empiris guna menilaikesesuaian antara norma hukum dan implementasinya. Analisis normatif mengacu pada teori Stufenbau dan keuangan daerah dalam penyediaan fasilitasi pesantren. Data penelitian diperoleh melalui studi kepustakaan serta wawancara dengan pejabat pemerintah daerah, kementerian agama, dan pengelola pesantren sebagai penerima maupun non penerima bantuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah daerah belum berjalan optimal akibat ketiadaan peraturan daerah tentang penyelenggaraan dan pemberdayaan pesantren sebagai dasar yuridis dan fiskal. Kebijakan yang ada masih bersifat administratif tanpa dukungan regulasi komprehensif, sehingga fasilitasi belum mampu menjawab kebutuhan struktural pesantren. Oleh karena itu, diperlukan penyusunan Peraturan Daerah, penguatan alokasi anggaran, dan dukungan terhadap kemandirian ekonomi pesantren sebagai wujud implementasi prinsip negara hukum desentralistik dalam kerangka pemberdayaan pesantren di Kota Bandar Lampung. Kata kunci: Pemerintah Daerah, Fasilitasi, Pemberdayaan Pesantren.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? 340 ??
Divisions: Fakultas Hukum > Magister Hukum S2
Depositing User: 2507465900 Digilib
Date Deposited: 26 Jan 2026 02:44
Last Modified: 26 Jan 2026 02:44
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/94915

Actions (login required)

View Item View Item