RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT DIURETIK PADA PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF RAWAT INAP DI INSTALASI LAYANAN JANTUNG TERPADU RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PERIODE 2023–2024

NAJWA , KHOIRUNNISA (2025) RASIONALITAS PENGGUNAAN OBAT DIURETIK PADA PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF RAWAT INAP DI INSTALASI LAYANAN JANTUNG TERPADU RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK PERIODE 2023–2024. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK.pdf

Download (125Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2559Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB IV.pdf

Download (3637Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Latar Belakang: Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian utama di dunia, dengan gagal jantung kongestif memberikan beban signifikan secara global dan sekitar 0,85% di Indonesia. Diuretik menjadi terapi utama untuk mengurangi kongestif, namun penggunaannya belum selalu sesuai kebutuhan klinis. Penelitian ini bertujuan menilai rasionalitas penggunaan diuretik pada pasien gagal jantung kongestif rawat inap di Instalasi Layanan Jantung Terpadu RSUD Dr. H. Abdul Moeloek periode 2023–2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 64 sampel diperoleh melalui teknik total sampling dari rekam medis pasien. Data dianalisis dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase menggunakan SPSS. Hasil: Prevalensi gagal jantung kongestif selama periode penelitian tercatat sebanyak 356 kasus (5,5%). Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi didominasi usia ≥55 tahun (70,3%) dan laki-laki (67,2%). Faktor risiko yang dapat dimodifikasi meliputi hipertensi (71,9%), diabetes melitus (56,2%), dislipidemia (57,8%), Indeks Massa Tubuh (IMT) 25–29,9 (45,3%), dan riwayat merokok (57,8%). Penilaian rasionalitas berdasarkan kriteria 5T menunjukkan tepat diagnosis, tepat indikasi, tepat pemilihan obat, dan tepat cara pemberian masing-masing 100%, serta tepat dosis sebesar 93,3%. Kesimpulan: Prevalensi gagal jantung kongestif cukup tinggi, dengan dominasi faktor risiko usia lanjut, laki-laki, serta faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Penggunaan diuretik secara umum telah rasional berdasarkan kriteria 5T, meskipun masih ditemukan ketidaktepatan dosis. Kata kunci: gagal jantung kongestif, diuretik, rasionalitas penggunaan obat

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 2507411677 Digilib
Date Deposited: 27 Jan 2026 06:48
Terakhir diubah: 27 Jan 2026 06:48
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95007

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir