ANALISIS RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) YANG BERHUBUNGAN DENGAN FUNGSI PARU PADA PETANI JAGUNG PENGGUNA PESTISIDA DI KECAMATAN KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

ROHAYATI, ROHAYATI (2026) ANALISIS RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) YANG BERHUBUNGAN DENGAN FUNGSI PARU PADA PETANI JAGUNG PENGGUNA PESTISIDA DI KECAMATAN KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (277kB) | Preview
[img] Text
2. TESIS FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dengan sektor pertanian sebagai komoditas utama masyarakat di pedesaan. Jagung menjadi salah satu komoditas pangan strategis nasional yang berperan penting dalam menciptakan kemandirian pangan. Provinsi Lampung berada pada peringkat ke-6 dengan hasil panen sebesar 1.107.739 ton. Keberhasilan peningkatan produksi jagung dipengaruhi oleh pupuk dan pestisida yang digunakan oleh petani, namun penggunaan pestisida berpotensi menimbulkan risiko Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko K3 yang berhubungan dengan fungsi paru pada petani jagung di Kecamatan Kalianda. Variabel pada penelitian ini meliputi usia, tingkat pendidikan, kebiasaan merokok, penggunaan APD, masa kerja petani, personal hygiene, durasi penyemprotan pestisida, frekuensi penyemprotan pestisida, waktu penyemprotan pestisida, dan kesesuaian arah angin. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Data primer diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner serta pengukuran gangguan fungsi paru menggunakan peak flow meter. Data sekunder diperoleh dari jurnal serta sumber yang relevan dengan topik penelitian. Analisis statistik bivariat menggunakan uji Chi Square dan multivariat berupa regresi binari logistik. Hasil penelitian menujukkan terdapat hubungan antara pendidikan (p= 0,001), masa kerja (p= <0,001), kebiasaan merokok (p= 0,001), penggunaan APD (p=<0,001), personal hygiene (p= <0,001), durasi penyemprotan pestisida (p= 0,002), frekuensi penyemprotan pestisida (p= 0,049), waktu penyemprotan pestisida (p= <0,001) dan kesesuaian arah angin (p= <0,001), serta tidak terdapat hubungan antara usia (p=0,234) dengan gangguan fungsi paru petani jagung pengguna pestisida di Kecamatan Kalianda. Faktor paling dominan berhubungan dengan gangguan fungsi paru adalah pendidikan, waktu penyemprotan pestisida dan penggunaan APD. Kata kunci: kesehatan kerja, keselamatan kerja, petani, pestisida, gangguan fungsi paru

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: ?? 610 ??
Divisions: ?? mgs_keshtn_masyarakat ??
Depositing User: 2507084777 Digilib
Date Deposited: 27 Jan 2026 06:39
Last Modified: 27 Jan 2026 06:39
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95016

Actions (login required)

View Item View Item