TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN BEBAS TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN (Studi Putusan No.1240/Pid.B/2013/PN.TK)

Dika Permadi, 1112011111 (2015) TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN BEBAS TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN (Studi Putusan No.1240/Pid.B/2013/PN.TK). Fakultas Hukum, Universitas Lampung.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (6kB) | Preview
[img]
Preview
Text
COVER DALAM.pdf

Download (36kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (513kB) | Preview
[img]
Preview
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (376kB) | Preview
[img]
Preview
Text
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (161kB) | Preview
[img]
Preview
Text
PERSEMBAHAN.pdf

Download (236kB) | Preview
[img]
Preview
Text
MOTO.pdf

Download (116kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SANWACANA.pdf

Download (126kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (150kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (276kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB II.pdf

Download (139kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB III.pdf

Download (101kB) | Preview
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (233kB)
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (88kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (97kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN BEBAS TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN (Studi Putusan No.1240/Pid.B/2013/PN.TK) Oleh Dika Permadi Pengadilan sebagai suatu badan atau lembaga peradilan yang menjadi tumpuan harapan untuk mencari keadilan, mencari jalan terbaik dalam mencegah dan memberantas kejahatan dalam negara hukum, sebagai pelaksana hukum yaitu hakim yang diberi wewenang oleh undang-undang untuk menerima dan memeriksa serta memutus perkara pidana harus dapat berbuat adil dalam memberikan putusan. Permasalahan dalam skripsi ini adalah, a) Mengapa hakim menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pemerkosaan, b) Apakah putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pemerkosaan memenuhi rasa keadilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan masalah yuridis normatif dan pendekatan yuridis empiris. Sumber data yang digunakan berupa data primer, dan data sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh dari penelitian di lapangan dengan cara melakukan wawancara dengan responden, sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan: a) Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pemerkosaan karena berdasarkan pertimbangan hakim unsur memaksa tidak terpenuhi secara sah menurut hukum. b) Hakim menjatuhkan putusan bebas terhadap pelaku tindak pidana pemerkosaan dikaitkan dengan teori pemidanaan. Saran dalam penelitian ini yang dapat disampaikan yaitu: a) Hakim dalam menjatuhkan putusan bebas seharusnya hakim jangan melihat dari segi kepastian hukumnya saja. b) Hakim dalam menjatuhkan putusannya janganlah hanya mempertimbangkan unsur kepastian hukumnya saja dalam putusan perkara yang dihadapinya tersebut melainkan juga harus pula mempertimbangkan keadilan dan kemanfaatan hukumnya. Kata Kunci: Hakim, Putusan Bebas, Rasa Keadilan

Item Type: Other
Subjects: A General Works = Karya Karya Umum
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum S1
Depositing User: 6295632 . Digilib
Date Deposited: 30 Apr 2015 03:10
Last Modified: 30 Apr 2015 03:10
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/9508

Actions (login required)

View Item View Item