AMAT, SUPRIYONO (2025) KAPASITAS PEMERINTAH DESA DALAM PENYEDIAAN PUBLIC GOODS PADA KAMPUNG BANDAR SARI KECAMATAN WAY TUBA KABUPATEN WAY KANAN. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (209Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. TESIS FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2601Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1710Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Public goods merupakan barang atau layanan yang disediakan untuk kepentingan umum dan memiliki karakteristik non-rival serta non-excludable, sehingga pemanfaatannya tidak dapat dibatasi dan tidak mengurangi hak masyarakat lain. Salah satu bentuk public goods di tingkat desa adalah infrastruktur jalan, yang menjadi tanggung jawab pemerintah kampung dalam penyediaan dan pemeliharaannya guna mendukung mobilitas masyarakat, akses ekonomi, serta pelayanan sosial. Namun, kondisi jalan di Kampung Bandar Sari, Kabupaten Way Kanan, menunjukkan tingkat kerusakan yang cukup parah dan berdampak pada terhambatnya aktivitas masyarakat. Permasalahan ini mencerminkan adanya kendala kompleks dalam penyediaan infrastruktur jalan oleh pemerintah kampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas pemerintah Kampung Bandar Sari dalam penyediaan public goods, khususnya infrastruktur jalan desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas pemerintah kampung dalam penyediaan infrastruktur jalan masih terbatas. Hal ini disebabkan oleh ketidakjelasan batas kewenangan antara pemerintah Kabupaten Way Kanan dan pemerintah kampung, yang memicu tumpang tindih regulasi dan kebijakan pembangunan. Dari sisi anggaran, alokasi dana untuk pembangunan jalan hanya sekitar 7% dari total anggaran desa, sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan infrastruktur secara optimal. Meskipun demikian, partisipasi masyarakat Kampung Bandar Sari tergolong kuat, terutama dalam bentuk penyampaian aspirasi dan keterlibatan dalam kegiatan gotong royong. Selain itu, faktor geografis seperti kondisi tanah yang mudah longsor, sistem drainase yang buruk, serta rendahnya ketahanan konstruksi jalan turut memperparah kerusakan infrastruktur. Temuan ini menegaskan pentingnya kejelasan kewenangan, peningkatan alokasi anggaran, serta penerapan strategi pembangunan jalan yang adaptif terhadap kondisi geografis desa. Kata kunci :Publik Goods, Pemerintah Kampung, Kapasitas
| Jenis Karya Akhir: | Tesis (Masters) |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S2-Magister Ilmu Pemerintahan |
| Pengguna Deposit: | 2507693404 Digilib |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 06:22 |
| Terakhir diubah: | 28 Jan 2026 06:22 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95081 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
