PENERAPAN PRINSIP PERLINDUNGAN HAK CIPTA DIGITAL DI INDONESIA: STUDI PERBANDINGAN DENGAN KONSEP DIGITAL MILLENIUM COPYRIGHT ACT (DMCA) AMERIKA SERIKAT

DHEA YUNI , FAHLENI (2026) PENERAPAN PRINSIP PERLINDUNGAN HAK CIPTA DIGITAL DI INDONESIA: STUDI PERBANDINGAN DENGAN KONSEP DIGITAL MILLENIUM COPYRIGHT ACT (DMCA) AMERIKA SERIKAT. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (213Kb) | Preview
[img] File PDF
TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1730Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1307Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Perkembangan teknologi digital membuat karya cipta semakin mudah diakses dan disebarkan, namun kondisi ini juga menyebabkan pelanggaran hak cipta terjadi dengan lebih cepat dan meluas. Indonesia merespons melalui Undang-Undang Hak Cipta dan UU ITE, sedangkan Amerika Serikat menggunakan Digital Millennium Copyright Act (DMCA) yang dikenal dengan mekanisme notice and takedown serta perlindungan safe harbor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kedua sistem hukum tersebut mengatur perlindungan hak cipta digital, sekaligus membandingkan efektivitas, kelebihan, dan tantangan masing-masing dalam menghadapi dinamika ruang digital. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan perbandingan hukum. Analisis dilakukan melalui kajian terhadap bahan hukum primer dan sekunder, serta menggunakan teori hak milik, teori perlindungan hukum, dan teori perbandingan hukum sebagai landasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia menekankan kepastian hukum melalui mekanisme administratif dan peran lembaga negara, namun efektivitas di lapangan masih terhambat oleh birokrasi dan koordinasi kelembagaan yang belum optimal. Sementara itu, Amerika Serikat melalui DMCA mengedepankan respons cepat di tingkat platform, sehingga lebih adaptif terhadap dinamika digital, meskipun menimbulkan risiko seperti overblocking dan ketidakseimbangan perlindungan bagi pengguna. Temuan ini menegaskan perlunya peningkatan koordinasi, pemanfaatan teknologi, serta mekanisme respons yang lebih efisien agar perlindungan hak cipta digital di Indonesia semakin efektif dan relevan. Kata Kunci: hak cipta digital, DMCA, perlindungan hukum, perbandingan hukum.

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum
Program Studi: FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S2-Magister Hukum
Pengguna Deposit: 2507601792 Digilib
Date Deposited: 28 Jan 2026 07:51
Terakhir diubah: 28 Jan 2026 07:51
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95109

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir