Ressalia, Shoumadani Warman (2026) UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN PENGHAMBATAN ENZIM ALFAAMILASE EKSTRAK ETANOL 96% KULIT BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) SECARA IN-VITRO: STUDI ANTIDIABETES. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRACK.pdf Download (599Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (6Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf Download (6Mb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit tidak menular yang berbahaya dan menjadi masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahun, termasuk di Indonesia. Indonesia menempati peringkat kelima dengan 19,47 juta penderita diabetes. Salah satu pengendalian hiperglikemia adalah melalui penghambatan enzim pencernaan karbohidrat seperti α-amilase. Kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) diketahui kaya akan senyawa bioaktif, termasuk flavonoid,fenolik, tanin, dan antosianin, sehingga berpotensi sebagai sumber antioksidan dan antidiabetes alami. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder, aktivitas antioksidan, serta aktivitas penghambatan enzim α-amilase ekstrak etanol 96% kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus). Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimental skala laboratorium. Tahap awal dalam penelitian ini adalah preparasi sampel dan dilanjutkan dengan ekstraksi kulit buah naga merah menggunakan metode Ultrasound-Assisted Extraction. Ekstrak yang dihasilkan kemudian diuji skrining fitokimia secara kualitatif untuk mengidentifikasi metabolit sekunder, aktivitas antioksidan dengan metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil) dan aktivitas penghambatan enzim α-amilase secara in-vitro dengan metode DNSA (3, 5 dinitrosalicylic acid assay). Hasil: Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96 % kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) mengandung alkaloid, flavonoid, tanin dan saponin. Ekstrak menunjukkan aktivitas antioksidan yang dinyatakan dengan nilai IC50 sebesar 148,808 ppm yang termasuk kategorikan kemampuan sedang dan kontrol positif yaitu asam askorbat dengan nilai IC50 sebesar 3,137 ppm dengan kategori sebagai antioksidan yang sangat kuat. uji penghambatan α-amilase menunjukkan bahwa ekstrak memiliki nilai IC50 sebesar 119,6 ppm yang mengindikasikan aktivitas penghambatan enzim α-amilase kategori sedang, sedangkan kontrol positifnya yaitu acarbose memiliki nilai IC50 sebesar 48,68 ppm yang dapat dikategorikan memiliki aktivitas antidiabetes yang sangat kuat. Simpulan: Ekstrak etanol 96% kulit buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) memiliki aktivitas antioksidan dan penghambatan enzim α-amilase pada kategori sedang. Kata kunci: Hylocereus polyrhizus, Antioksidan, DPPH, α-amilase, UltrasoundAssisted Extraction, Antidiabetes
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum > 030 Karya ensiklopedia umum |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Prodi Farmasi |
| Pengguna Deposit: | 2507877777 Digilib |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 02:55 |
| Terakhir diubah: | 02 Feb 2026 02:55 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95356 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
