HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN KONSUMSI SUGAR SWEETENED BEVERAGES (SSBs) TERHADAP STATUS GIZI MAHASISWA/I PREKLINIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS LAMPUNG

Lulu Asfi, Assifa (2026) HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN KONSUMSI SUGAR SWEETENED BEVERAGES (SSBs) TERHADAP STATUS GIZI MAHASISWA/I PREKLINIK PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS LAMPUNG. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (235Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (16Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (16Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Latar Belakang: Minuman berpemanis (Sugar-Sweetened Beverages/SSBs) merupakan salah satu sumber utama asupan gula yang banyak dikonsumsi oleh mahasiswa dan berpotensi memengaruhi status gizi. Mahasiswa kedokteran, meskipun memiliki pengetahuan kesehatan, masih memiliki risiko menerapkan perilaku konsumsi yang kurang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan konsumsi Sugar-Sweetened Beverages (SSBs) terhadap status gizi pada mahasiswa/i preklinik Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa/i preklinik yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan konsumsi SSBs dinilai menggunakan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Status gizi ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact dan uji Chi- Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan tingkat konsumsi SSBs dalam kategori cukup, serta mayoritas memiliki status gizi tidak berlebih. Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan status gizi (p = 0,571) maupun antara konsumsi SSBs dengan status gizi (p = 0,216). Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan konsumsi Sugar-Sweetened Beverages tidak berhubungan secara signifikan dengan status gizi mahasiswa/i preklinik. Kata Kunci: Minuman berpemanis, tingkat pengetahuan, konsumsi, status gizi, mahasiswa kedokteran

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 2507570212 Digilib
Date Deposited: 02 Feb 2026 07:02
Terakhir diubah: 02 Feb 2026 07:02
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95414

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir