Anita, R Puspanegara (2026) KOMUNIKASI KOLABORASI BAPENDA DENGAN LEMBAGA KEPOLISIAN, JASA RAHARJA DAN BANK LAMPUNG DALAM EFISIENSI PELAYANAN SAMSAT INDUK RAJABASA BANDAR LAMPUNG. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (139Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. TESIS FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (4Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2375Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini berjudul “Komunikasi Kolaborasi antara Bapenda, Kepolisian, PT Jasa Raharja, dan Bank Lampung dalam Efisiensi Pelayanan Samsat Induk Rajabasa Bandar Lampung.” Pelayanan Samsat sebagai layanan publik terpadu menuntut koordinasi lintas lembaga yang memiliki struktur organisasi, kewenangan, dan budaya kerja yang berbeda. Perbedaan tersebut menjadikan komunikasi kolaboratif sebagai elemen strategis dalam mendukung terciptanya pelayanan yang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk komunikasi kolaboratif antarlembaga, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat komunikasi kolaboratif, serta menjelaskan implementasi komunikasi kolaboratif dalam mendukung efisiensi pelayanan Samsat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi kolaboratif terbentuk melalui kombinasi komunikasi formal dan informal, peran kepemimpinan sebagai penghubung kolaborasi, serta pemanfaatan media komunikasi digital. Faktor pendukung komunikasi kolaboratif meliputi keterbukaan antarlembaga, kesamaan tujuan pelayanan, dan kepercayaan antaraktor. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan prosedur kerja, kompleksitas birokrasi, dan ketidaksinkronan sistem pelayanan. Hambatan tersebut diatasi melalui pola komunikasi adaptif di tingkat operasional. Implementasi komunikasi kolaboratif berkontribusi terhadap percepatan proses pelayanan, peningkatan kejelasan alur kerja, serta peningkatan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat. Temuan penelitian ini memperkuat teori komunikasi organisasi, komunikasi lintas organisasi, dan collaborative governance, serta menghasilkan model komunikasi kolaboratif daptif sebagai kontribusi kebaruan yang bersifat aplikatif bagi peningkatan kualitas pelayanan Samsat. Kata kunci: komunikasi kolaboratif, pelayanan Samsat, kolaborasi antarlembaga, efisiensi pelayanan publik.
| Jenis Karya Akhir: | Tesis (Masters) |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S2-Magister Ilmu Komunikasi |
| Pengguna Deposit: | 2507499922 Digilib |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 06:32 |
| Terakhir diubah: | 02 Feb 2026 06:32 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95437 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
