YOLANDA , FITRIA SALMA (2026) ANALISIS PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN TERHADAP ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN (Studi Putusan Nomor : 10/Pid.Sus-Anak/2025/PN Tjk). FAKULTAS HUKUM , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (144Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1930Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1756Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Anak merupakan amanah sekaligus generasi penerus bangsa yang memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, dan perlakuan yang tidak manusiawi. Dalam sistem hukum Indonesia, anak dipandang sebagai individu yang belum memiliki kedewasaan secara fisik maupun psikis sehingga setiap perbuatan pidana yang dilakukan oleh anak harus diperlakukan secara khusus. Hal ini sejalan dengan prinsip kepentingan terbaik anak serta ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (UU SPPA) yang menempatkan pidana penjara sebagai ultimum remedium atau upaya terakhir. Permasalahan dalam penulisan skripsi adalah apakah dasar pertimbangan hakim dalam putusan yang dijatuhkan terhadap anak pelaku tindak pidana persetubuhan berdasarkan putusan Nomor : 10/Pid.SusAnak/2025/PN Tjk dan apakah putusan yang dijatuhkan oleh hakim terhadap anak pelaku tindak pidana persetubuhan sudah memenuhi rasa keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana persetubuhan berdasarkan Putusan Nomor: 10/Pid.Sus-Anak/2025/PN Tjk serta menilai sejauh mana putusan tersebut telah mencerminkan prinsip keadilan substantif dan ultimum remedium sebagaimana diatur dalam UU SPPA. Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif dan yuridis empiris. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang serta dosen hukum pidana Fakultas Hukum Universitas Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pada putusan Nomor: 10/Pid.Sus-Anak/2025/PN Tjk terhadap anak pelaku tindak pidana persetubuhan berdasarkan aspek yuridis, filosofis, dan sosiologis. Aspek yuridis terpenuhi dengan unsur Pasal 81 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang. Dalam aspek filosofis, pidana penjara selama 2 (tahun) yang dijatuhkan kepada anak pelaku belum tentu menimbulkan efek jera sebagaimana diharapkan. Pemenjaraan terhadap anak sering kali tidak sejalan dengan tujuan pemidanaan, sedangkan aspek sosiologis, tidak terpenuhi dikarenakan hakim kurang memperhatikan latar belakang terdakwa yang dalam hal ini adalah seorang anak. Putusan yang dijatuhkan terhadap anak pelaku tindak pidana persetubuhan belum sesuai dengan rasa keadilan substantif dan belum memenuhi Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman karena hakim belum mempertimbangkan faktor yang bisa meringankan anak pelaku yang sebagaimana dalam hal ini masih seorang pelajar. Saran dalam penelititian ini adalah hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum harus lebih mengutamakan prinsip ultimum remedium. Hakim diharapkan dapat mempertimbangkan bentuk sanksi alternatif. Dengan demikian, proses peradilan anak tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi korban, tetapi juga mewujudkan keadilan substantif yang berorientasi pada perlindungan dan kepentingan terbaik bagi anak. Selain itu, keluarga yang menjadi lingkungan pertama diharapkan berperan aktif dalam proses pengawasan, pembinaan, dan perlindungan bagi anak. Kata Kunci: Pertimbangan Hakim, Penjatuhan Pidana, Tindak Pidana Persetubuhan
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2507404521 Digilib |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 02:34 |
| Terakhir diubah: | 05 Feb 2026 02:34 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95675 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
