Erlina, Sulistiani (2026) PERAN KEPOLISIAN DALAM PENANGGULANGAN PELANGGARAN LALU LINTAS TERHADAP PELAJAR DI KOTA BANDAR LAMPUNG (Studi Polresta Bandar Lampung). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF (Abstrak)
Abstrak.pdf Download (334Kb) | Preview |
|
|
File PDF (Skripsi Full)
Skripsi full.pdf Restricted to Hanya staf Download (2928Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF (Skripsi Tanpa Bab Pembahasan)
Skripsi tanpa bab 4.pdf Download (2728Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh pelajar di Kota Bandar Lampung merupakan permasalahan sosial yang kian mengkhawatirkan karena berdampak pada meningkatnya angka kecelakaan serta menurunnya ketertiban di jalan raya. Rendahnya kesadaran hukum pelajar, lemahnya pengawasan orang tua, dan pengaruh lingkungan sosial menjadi penyebab utama maraknya pelanggaran tersebut. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini dirumuskan untuk menjawab dua pokok permasalahan yaitu, bagaimanakah peran kepolisian dalam penanggulangan pelanggaran lalu lintas terhadap pelajar di Kota Bandar Lampung, dan apakah faktor penghambat peran kepolisian dalam penanggulangan pelanggaran lalu lintas terhadap pelajar di Kota Bandar Lampung. Pendekatan Masalah dalam penelitian ini mengunakan pendekatan hukum yuridis normatif dan empiris. Jenis Data terdiri dari data primer dan skunder. Prosedur pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan. Narasumber penelitian ini yaitu kepada pihak Penyidik Polresta Bandar Lampung, Dosen Fakultas Hukum Universitan Lampung, Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung dan Pelajar SMKN 1 Bandar Lampung. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif untuk menggambarkan kondisi empiris dan faktor penghambat peran kepolisian dalam menggulangi pelanggaran. Hasil penelitian dan pembahasan ini menunjukan Peran Kepolisian dalam penanggulangan pelanggaran lalu lintas terhadap pelajar di Kota Bandar Lampung yaitu kepolisian memiliki dua peran utama, ialah peran preventif dan represif. Upaya preventif dilakukan melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan tertib berlalu lintas, patroli rutin, dan kerja sama dengan pihak sekolah. Upaya represif dilakukan melalui pendidikan hukum berupa tilang dan pemninaan kepada pelajar yang melanggar dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan prinsip restorative justice. Faktor penghambat dalam menanggulangi pelanggaran lalu lintas terhadap pelajar di Kota Bandar Lampung berupa rendahnya kesadaran hukum pelajar, pengaruh teman sebaya, lemahnya kontrol keluarga, serta terbatasnya sarana dan prasarana penegak hukum. Saran dalam penelitian ini hendaknya kepolisian meningkatkan kerja sama lintas sektor dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan untuk memperkuat program pendidikan lalu lintas. Perlu adanya keterlibatan aktif orang tua dan peran guru dalam mengawasi anak-anaknya serta peningkatan sosialisasi hukum secara berkelanjutan. Diharapkan dalam penegakan hukum juga dapat dilakukan secara tegas namun edukatif agar menumbuhkan efek jera dan kesadaran hukum di kalangan pelajar.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2507619145 Digilib |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 07:08 |
| Terakhir diubah: | 06 Feb 2026 07:08 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95821 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
