Felicia Key, Josephine (2026) HUBUNGAN FAKTOR USIA DAN DERAJAT HIPERTENSI DENGAN DERAJAT KARDIOMEGALI PADA FOTO TORAKS POSTEROANTERIOR DI RSUD SUKADANA LAMPUNG TIMUR. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (136Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (5Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf Download (5Mb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama dengan prevalensi tinggi di dunia, termasuk di Indonesia. Prevalensi hipertensi meningkat seiring bertambahnya usia, dan kelompok lanjut usia merupakan kelompok tertinggi menderita hipertensi. Salah satu komplikasi hipertensi adalah kardiomegali, yang dapat dideteksi melalui pengukuran cardiothoracic ratio (CTR) pada foto toraks proyeksi posteroanterior (PA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor usia, derajat hipertensi, dan derajat kardiomegali pada pasien hipertensi yang berobat di RSUD Sukadana Lampung Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observational analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 95 sampel diperoleh melalui metode purposive sampling berdasarkan data rekam medis pasien. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara statistik untuk menilai hubungan antara usia, derajat hipretensi, dan derajat kardiomegali. Hasil: Karakteristik subjek penelitian berdasarkan kelompok usia 45-59 tahun sebanyak 49,5% dan kelompok usia ≥60 tahun sebanyak 50,5%. Subjek dengan jenis kelamin perempuan lebih banyak yaitu 62,1% dibandingkan subjek berjenis kelamin laki-laki sebanyak 37,9%. Hipertensi derajat 1 sebanyak 38,9% dan hipertensi derajat 2 sebanyak 61,1%. Kardiomegali berat lebih banyak ditemukan pada hipertensi derajat 2 sebanyak 70,4% dibandingkan pada derajat 1 sebesar 29,6% dengan nilai p = 0,023. Rerata CTR pada kelompok usia 45-59 tahun adalah 60,8, dan kelompok usia ≥60 tahun rerata CTR 60,9 dengan nilai p = 0,937. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara derajat hipertensi dengan derajat kardiomegali, namun tidak terdapat perbedaan rerata CTR pada kelompok usia 45-59 tahun dan ≥60 tahun. Kata Kunci: cardiothoracic ratio, hipertensi, kardiomegali.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter |
| Pengguna Deposit: | 2507923024 Digilib |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 06:54 |
| Terakhir diubah: | 09 Feb 2026 06:54 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95921 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
