PENERAPAN COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) DALAM PENGELOLAAN WISATA EDUKASI KONSERVASI (STUDI PADA DESA LABUHAN RATU VII KABUPATEN LAMPUNG TIMUR)

MUKHLISATUN , IFAH AFIARI (2026) PENERAPAN COMMUNITY BASED TOURISM (CBT) DALAM PENGELOLAAN WISATA EDUKASI KONSERVASI (STUDI PADA DESA LABUHAN RATU VII KABUPATEN LAMPUNG TIMUR). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (207Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (3137Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1247Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh potensi Desa Labuhan Ratu VII, Kabupaten Lampung Timur, sebagai desa penyangga Taman Nasional Way Kambas yang memiliki peluang besar dalam pengembangan wisata edukasi konservasi. Meskipun masyarakat telah terlibat dalam pengelolaan wisata, praktik pengelolaan masih menghadapi kendala seperti promosi yang belum optimal, keterbatasan infrastruktur, rendahnya partisipasi masyarakat di luar kelompok inti, serta pencatatan data kunjungan wisatawan yang belum teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan Community Based Tourism (CBT) dalam pengelolaan wisata edukasi konservasi di Desa Labuhan Ratu VII. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif desain studi kasus dengan pendekatan teori aspek pengembangan utama CBT Suansri (2003) meliputi prinsip ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CBT dalam prinsip ekonomi terlihat dari tersedianya dana untuk pengembangan komunitas, terciptanya lapangan pekerjaan serta meningkatkan pendapatan masyarakat, meskipun manfaat ekonomi belum dirasakan merata. Prinsip sosial terlihat dari pembagian peran laki-laki dan perempuan, serta keberadaan kelompok dan koperasi sebagai wadah koordinasi meskipun dalam penguatan organisasi dan promosi wisata masih belum optimal. Prinsip budaya diaplikasikan melalui penghargaan terhadap budaya lokal, interaksi wisatawan dan masyarakat, serta pengemasan kegiatan wisata yang mempertahankan kesederhanaan desa. Prinsip lingkungan diwujudkan melalui pengendalian aktivitas wisata, pemanfaatan energi ramah lingkungan, serta edukasi konservasi. Prinsip politik tercermin dari partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan penguatan kelembagaan, meskipun peran POKDARWIS masih perlu ditingkatkan. Kata kunci: Community Based Tourism (CBT), Wisata Edukasi Konservasi

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial
Program Studi: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Ilmu Administrasi Negara
Pengguna Deposit: 2507296203 Digilib
Date Deposited: 09 Feb 2026 07:39
Terakhir diubah: 09 Feb 2026 07:39
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95935

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir