KERJA SAMA BALAI KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM KALIMANTAN TENGAH DENGAN ORANGUTAN FOUNDATION UNITED KINGDOM (OF-UK) DALAM KONSERVASI ORANGUTAN DI KALIMANTAN TENGAH

KHANZA, ZAHRA (2026) KERJA SAMA BALAI KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM KALIMANTAN TENGAH DENGAN ORANGUTAN FOUNDATION UNITED KINGDOM (OF-UK) DALAM KONSERVASI ORANGUTAN DI KALIMANTAN TENGAH. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACK.pdf

Download (219Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (9Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (9Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Skripsi ini membahas kerja sama antara Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah dengan Orangutan Foundation United Kingdom (OF-UK) dalam upaya konservasi orangutan di Kalimantan Tengah. Fokus penelitian terletak pada bentuk kerja sama serta faktor pendorong dan penghambat yang memengaruhinya. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pelaksanaan kerja sama tersebut menggunakan teori kerja sama internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan pihak BKSDA Kalimantan Tengah dan perwakilan OF-UK, serta studi dokumentasi dari laporan resmi, publikasi organisasi internasional, dan jurnal ilmiah yang relevan. Kerangka analisis yang digunakan adalah teori kerja sama internasional K.J Holsti yang mencakup empat prinsip, yaitu kepentingan bersama, norma, institusi internasional, serta kepercayaan antar-aktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama BKSDA-OF-UK bersifat komplementer dan terstruktur. BKSDA berperan sebagai pelaksana teknis dan pemegang kewenangan hukum, sementara OF-UK bertindak sebagai mitra pendukung dalam aspek teknis, finansial, dan operasional. Bentuk kerja sama meliputi konservasi keanekaragaman hayati, perlindungan habitat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta edukasi masyarakat. Faktor pendorong kerja sama meliputi kesamaan visi konservasi, dukungan pendanaan internasional, dan komunikasi yang terbuka, sedangkan hambatan utama berasal dari aspek administratif dan birokratis, khususnya dalam proses perpanjangan MoU. Berdasarkan analisis teori Holsti, keempat prinsip tersebut menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan kerja sama konservasi lintas negara ini. Kata Kunci: BKSDA, kerja sama internasional, konservasi, orangutan, organisasi internasional.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial
300 Ilmu sosial > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan)
Program Studi: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Hubungan Internasional
Pengguna Deposit: 2308743029 . Digilib
Date Deposited: 11 Feb 2026 02:18
Terakhir diubah: 11 Feb 2026 02:18
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96063

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir