Devina, Zara Nandini (2026) KAJIAN VIKTIMOLOGI TERHADAP KORBAN MALPRAKTIK YANG DILAKUKAN OLEH TENAGA KESEHATAN ‘BIDAN’ (Studi Putusan Perkara Nomor : 1528/Pid.Sus/2024/PN Plg). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text (abstrak)
ABSTRAK (abstract).pdf Download (86kB) | Preview |
|
|
Text
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (958kB) | Preview |
Abstract
Bidan adalah tenaga kesehatan yang berfokus pada pelayanan kesehatan ibu hamil, persalinan, nifas, serta bayi dan anak, namun dalam pelaksanaan praktiknya masih ditemukan beberapa oknum bidan yang melakukan tindakan di luar kewenangan di luar ruang lingkup pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Putusan Perkara Nomor 1528/Pid.Sus/2024/PN Plg merupakan putusan perkara pidana bidan yang menyelenggarakan praktik kesehatan di luar kewenangannya, Secara viktimologi, penelitian ini akan mengkaji kajian viktimologi terhadap korban malpraktik yang dilakukan oleh tenaga kesehatan bidan dan Perlindungan hukum terhadap korban malpraktik yang dilakukan oleh tenaga kesehatan bidan. Metode penelitian yang digunakan penulis adalah pendekatan yuridis empiris dan yuridis normatif. Data yang digunakan adalah data primer, data sekunder, dan data tersier. Narasumber dalam penelitian ini adalah Penyidik Polda Sumatera Selatan, Dosen Viktimologi Universitas Sriwijaya, Dosen Pidana Fakultas Hukum Universitas Lampung, Analisis data ini menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasrkan teori viktimologi korban dalam perkara ini termasuk kategori vulnerable victim karena faktor usia yang masih anak-anak, ketergantungan terhadap pelayanan kesehatan, serta keterbatasan pengetahuan mengenai kewenangan tenaga kesehatan. Selain itu, korban juga mengalami secondary victimization berupa penderitaan berlapis akibat lambannya penanganan perkara, kurangnya informasi yang diterima korban dan keluarganya, serta belum optimalnya pemulihan korban pascaputusan pengadilan. Dari aspek perlindungan hukum, penanganan perkara masih berfokus pada perlindungan represif melalui pemidanaan pelaku, sementara perlindungan preventif dan restoratif, seperti pengawasan izin praktik bidan, pendampingan korban, rehabilitasi, dan kompensasi, belum terlaksana secara optimal. Saran dalam penelitian ini adalah perlunya peran aktif negara dalam melakukan sosialisasi dan peningkatan kualitas dalam memberikan pelayanan kesehatan sehingga dapat memenuhi jaminan perlindungan kepada masyarakat secara merata Selain itu, negara juga perlu memperkuat pengawasan terhadap praktik tenaga kesehatan serta meningkatkan edukasi dan pembinaan profesional bagi tenaga kesehatan agar dalam menjalankan praktiknya senantiasa mematuhi batas kewenangan yang ditetapkan dan tidak melakukan tindakan di luar kompetensinya. Kata Kunci: Viktimologi, Korban, Malpraktik, Bidan.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 345 ?? |
| Divisions: | ?? Ilmu-Hukum ?? |
| Depositing User: | 2308481175 . Digilib |
| Date Deposited: | 11 Feb 2026 03:07 |
| Last Modified: | 11 Feb 2026 03:07 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96095 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
