ANALISIS BEBAN EKONOMI PENYAKIT MELALUI PENDEKATAN COST OF ILLNESS: STUDI PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KEMILING PERIODE TAHUN 2025

DEWI, SABRINA (2026) ANALISIS BEBAN EKONOMI PENYAKIT MELALUI PENDEKATAN COST OF ILLNESS: STUDI PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KEMILING PERIODE TAHUN 2025. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (144Kb) | Preview
[img] File PDF
FILE SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1054Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
FILE SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (874Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Latar Belakang: Penyakit hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) dengan prevalensi tertinggi pertama di Indonesia yang juga menimbulkan beban ekonomi yang besar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melakukan perhitungan cost of illness penyakit hipertensi pada pasien rawat jalan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain prospektif yang menggunakan teknik accidental sampling sehingga didapatkan 78 sampel pasien hipertensi yang melakukan pengobatan rawat jalan di Puskesmas Kemiling pada November 2025. Pengambilan data dalam penelitian ini diambil dengan wawancara langsung dan melalui catatan administrasi puskesmas. Hasil: Hasil perhitungan yang didapatkan pada pasien hipertensi rata-rata biaya langsung medisnya adalah Rp489.889 per pasien per tahun, biaya langsung nonmedis sebesar Rp92.962 per pasien per tahun, dan biaya tidak langsung Rp1.370.571 per pasien per tahun. Rata-rata cost of illness dari pasien hipertensi adalah sebesar Rp1.061.743 per pasien per tahun. Rata-rata cost of illness yang ditimbulkan pada kelompok 1 kali kunjungan per bulan Rp799.815 per pasien per tahun, 2 kali kunjungan Rp1.839.120 per pasien per tahun, 3 kali kunjungan Rp1.371.748. Pada kelompok status kepesertaan rata-rata Rp1.042.854 per pasien BPJS per tahun, pada pasien P2KM Rp1.427.191, dan pasien umum Rp637.200. Selain itu pada kelompok komorbid rata-rata cost of illness Rp1.125.209 dan tanpa komorbid Rp1.031.806. Kesimpulan: Besaran cost of illness pada pasien hipertensi adalah Rp1.061.743 yang dipengaruhi oleh biaya langsung medis, biaya langsung nonmedis, dan biaya tidak langsung, serta beberapa kelompok seperti frekuensi kunjungan, status kepesertaan, dan komorbid. Kata Kunci: Cost of Illness, Hipertensi, Puskesmas

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Prodi Farmasi
Pengguna Deposit: 2308495079 . Digilib
Date Deposited: 11 Feb 2026 07:03
Terakhir diubah: 11 Feb 2026 07:03
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96179

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir