HUBUNGAN PREEKLAMSIA BERAT AWITAN DINI DENGAN KEJADIAN PERTUMBUHAN JANIN TERHAMBAT DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2023-2024

Riadhatil, Nashelf (2026) HUBUNGAN PREEKLAMSIA BERAT AWITAN DINI DENGAN KEJADIAN PERTUMBUHAN JANIN TERHAMBAT DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2023-2024. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
abstrak.pdf

Download (127Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2893Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (2894Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Latar Belakang: Preeklamsia berat merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas maternal maupun perinatal. Preeklamsia berat awitan dini (<34 minggu) diketahui memiliki patofisiologi yang berkaitan dengan gangguan plasentasi sehingga meningkatkan risiko terjadinya pertumbuhan janin terhambat (PJT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara preeklamsia berat awitan dini dengan kejadian pertumbuhan janin terhambat di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2023-2024. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain potong lintang (cross sectional) menggunakan data sekunder rekam medis. Sampel penelitian berjumlah 121 ibu hamil dengan preeklamsia berat yang dirawat di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2023-2024 dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Variabel yang diamati adalah usia ibu, onset preeklamsia, paritas, serta komplikasi janin. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chisquare dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil: Dari total 121 sampel sebanyak 68 responden (57,0%) mengalami preeklamsia berat awitan dini dan 41 responden (33,9%) mengalami pertumbuhan janin terhambat. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara preeklamsia berat awitan dini dengan kejadian pertumbuhan janin terhambat (p < 0,001). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara preeklamsia awian dini dengan kejadian pertumbuhan janin terhambat di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2023–2024. Preeklamsia berat awitan dini meningkatkan risiko terjadinya gangguan pertumbuhan janin sehingga diperlukan deteksi dini dan pemantauan kehamilan yang lebih intensif. Kata Kunci: kehamilan, pertumbuhan janin terhambat, preeklamsia

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 2308012615 . Digilib
Date Deposited: 12 Feb 2026 03:08
Terakhir diubah: 12 Feb 2026 03:08
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96234

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir