REGINA, AULIA (2025) REPRESENTASI VISUAL PEREMPUAN PADA SAMPUL MAJALAH FEMINA INDONESIA (EDISI TAHUN 1974 & 2021) : ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTARCT.pdf Download (203Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2388Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPISI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1640Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi visual perempuan pada sampul Majalah Femina edisi tahun 1974 dan 2021 dengan menggunakan pendekatan kualitatif serta analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini berfokus pada pembacaan tiga level makna denotatif, konotatif, dan mitologis yang terbentuk melalui elemen visual seperti pose, busana, riasan, dan warna. Pendekatan sejarah visual digunakan untuk memahami bagaimana konteks sosiokultural pada masing-masing periode memengaruhi konstruksi citra perempuan di media populer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampul Femina tahun 1974 merepresentasikan perempuan sebagai figur domestik yang patuh, anggun, dan dibingkai dalam norma kepantasan era Orde Baru. Pada level konotasi, visual ini memperkuat ideologi yang menempatkan perempuan sebagai penjaga stabilitas keluarga dan moralitas publik. Pada level mitos, representasi tersebut memperlihatkan bagaimana media turut melanggengkan kontrol simbolik terhadap tubuh dan peran perempuan. Sebaliknya, sampul Femina edisi 2021 menampilkan perempuan modern yang lebih ekspresif, percaya diri, dan berdaya. Penggunaan warna cerah, pose dinamis, serta gaya busana yang lebih variatif mencerminkan nilai-nilai baru di era digital. Pada level mitologis, representasi ini menandakan bergesernya ideologi feminitas dari kepatuhan menuju agensi dan kemandirian. Secara keseluruhan, perbandingan kedua periode menunjukkan adanya pergeseran makna visual yang tidak hanya bersifat estetis, tetapi juga ideologis. Media, dalam hal ini Femina, berperan sebagai ruang komunikasi budaya yang mengonstruksi, menegosiasi, dan mereproduksi citra perempuan sesuai dinamika zaman. Penelitian ini berkontribusi pada kajian komunikasi visual, gender, dan budaya populer dengan menunjukkan bagaimana representasi perempuan di media Indonesia berubah dari era Orde Baru hingga era digital. Kata Kunci : Representasi visual, perempuan, sampul majalah, Femina, semiotika Roland Barthes, konstruksi gender, budaya visual.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Ilmu Komunikasi |
| Pengguna Deposit: | 2602446342 Digilib |
| Date Deposited: | 12 Feb 2026 08:42 |
| Terakhir diubah: | 12 Feb 2026 08:42 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96296 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
