SETIAWAN, (2026) MAKNA KETERBUKAAN TRANSPUAN DALAM RUANG PUBLIK (Studi Fenomenologi di Bandar Lampung ). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACK.pdf Download (120Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2433Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1333Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Keberadaan Keterbukaan identitas transpuan di ruang publik merupakan fenomena sosial yang semakin terlihat seiring dengan perubahan dinamika masyarakat perkotaan. Meskipun demikian, keterbukaan tersebut masih dihadapkan pada berbagai bentuk stigma, diskriminasi, serta penerimaan sosial yang bersifat bersyarat. Kondisi ini menjadikan pengalaman keterbukaan identitas sebagai proses yang kompleks dan penuh pertimbangan bagi transpuan dalam menjalani kehidupan sosial sehari-hari. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai makna pengalaman subjektif yang dibangun oleh transpuan atas keterbukaan identitas yang mereka tampilkan di ruang publik.Penelitian ini bertujuan untuk memahami motif dan makna pengalaman keterbukaan identitas transpuan di ruang publik Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan penelitian merupakan transpuan yang secara konsisten menampilkan identitas gender perempuan di ruang publik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori fenomenologi sosial Alfred Schutz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan identitas dimaknai sebagai bentuk kejujuran terhadap diri sendiri dan upaya mencapai ketenangan batin. Motif keterbukaan terbentuk melalui pengalaman masa lalu (because-of motive), seperti kesadaran identitas gender, pengalaman penolakan, dan stigma sosial, serta motif yang berorientasi pada tujuan (in-order-to motive), seperti harapan akan penerimaan sosial dan kehidupan yang lebih autentik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterbukaan identitas transpuan merupakan tindakan sosial yang dimaknai secara reflektif melalui pengalaman hidup dan interaksi sosial dalam dunia kehidupan informan. Kata kunci: fenomenologi, keterbukaan identitas, motif tindakan sosial
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan) 300 Ilmu sosial > 380 Perdagangan, komunikasi, dan transportasi |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Ilmu Komunikasi |
| Pengguna Deposit: | 2602666328 Digilib |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 01:36 |
| Terakhir diubah: | 19 Feb 2026 01:36 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96461 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
