IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN INKLUSIF DALAM LAYANAN PERTANAHAN UNTUK KELOMPOK LANJUT USIA (Studi di Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung)

ADELIA, ANJANI (2026) IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN INKLUSIF DALAM LAYANAN PERTANAHAN UNTUK KELOMPOK LANJUT USIA (Studi di Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACK.pdf

Download (148kB) | Preview
[img] Text
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (792kB) | Preview

Abstract

Pelayanan publik yang inklusif merupakan wujud tanggung jawab pemerintah dalam menjamin kesetaraan akses layanan bagi seluruh masyarakat, termasuk kelompok lansia. Namun, berdasarkan KemenPANRB 2024, kelompok rentan masih mengalami hambatan dalam pelayanan publik. Kondisi tersebut juga diperkuat oleh laporan Ombudsman RI Perwakilan Lampung 2024 yang menyatakan bahwa pelayanan publik di Provinsi Lampung memiliki hambatan, dalam aspek infrastruktur dan penerapan prinsip inklusivitas bagi kelompok rentan, termasuk lansia. Menariknya, Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung memperoleh predikat Top 20 Kampanye Publik Akselerasi Pelayanan Publik Inklusif 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian PANRB. Pencapaian tersebut menunjukkan pentingnya peran kepemimpinan yang memiliki empati dan perhatian terhadap kebutuhan serta keterbatasan kelompok lanjut usia dalam mewujudkan pelayanan pertanahan yang inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kepemimpinan inklusif dalam layanan pertanahan di Kantor Pertanahan Kota Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pimpinan, pegawai, Yayasan Langit Sapta, serta masyarakat kelompok lansia. Analisis penelitian mengacu pada teori kepemimpinan inklusif Randel et al. (2018) yang mencakup dimensi rasa diterima, keunikan individu, dan keseimbangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi rasa diterima, pimpinan dan aparatur menciptakan suasana pelayanan yang ramah lansia tetap dilayani serta di fasilitasi sesuai kebutuhanya sehingga kelompok lansia merasa dihargai dan nyaman. Keunikan individu, pelayanan disesuaikan dengan kebutuhan dan keterbatasan lansia seperti disediakan jalur kursi roda dan pelayanan satu meja. Sementara itu, pada dimensi keseimbangan, pimpinan menjaga keselarasan antara kepatuhan terhadap regulasi dan kemudahan akses layanan melalui kolaborasi dengan Yayasan Langit Sapta. Meskipun demikian, pemanfaatan layanan oleh kelompok lanjut usia masih perlu ditingkatkan melalui pengembangan layanan yang berkelanjutan. Kata kunci: kepemimpinan inklusif, pelayanan pertanahan, layanan inklusif, lansia

Item Type: Other
Subjects: ?? 321 ??
Divisions: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Pemerintahan
Depositing User: 2602663780 Digilib
Date Deposited: 19 Feb 2026 02:28
Last Modified: 19 Feb 2026 02:28
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96491

Actions (login required)

View Item View Item