Farhad, Maryan Saputra (2026) PERAN PENYULUH KEHUTANAN DALAM MENDUKUNG PENDAPATAN MASYARAKAT SEKITAR HUTAN. FAKULTAS PRTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACK.pdf Download (66Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2080Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1827Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Salah satu permasalahan yang ada pada masyarakat sekitar hutan adalah rendahnya perekonomian sehingga pada umumnya kurang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Masih banyak masyarakat di sekitar kawasan hutan yang memiliki tingkat ketergantungan yang tinggi terhadap sumber daya hutan sehingga peran penyuluh kehutanan menjadi penting dalam mendukung pendapatan dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Disisi lain jumlah penyuluh di lapangan masih sangat minim sehingga perlu ada strategi peningkatan peran penyuluh yang efektif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus – Oktober 2025, memiliki tujuan untuk menganalisis peran penyuluh kehutanan dalam mendukung pendapatan masyarakat sekitar hutan. Peran tersebut meliputi edukator, fasilitator, inovator, supervisor, dan evaluator. Penelitian dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman, KPH Pesawaran, dan KPH Gedong Wani dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode Snowball Sampling jenis Exponential Discriminative. Data diambil menggunakan kuesioner skala Likert. Jumlah responden sebanyak 32 orang. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Adjusted R Square pada lokasi Tahura Wan Abdulrahman, diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,711, yang mengindikasikan bahwa 71,1% variasi pendapatan masyarakat dapat dijelaskan oleh peran penyuluh kehutanan Sementara itu, di KPH Pesawaran diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,411, dan KPH Gedong Wani sebesar 0,995. Adapun peran sebagai edukator di Tahura Wan Abdul Rachman memiliki nilai 0,807, peran sebagai supervisor di KPH Pesawaran memiliki nilai 0,186, dan peran inovator di KPH Gedong Wani memiliki nilai 0,809. Ketiga peran tersebut adalah nilai tertinggi pada ketiga lokasi tersebut. Kata Kunci: : Penyuluh Kehutanan; Peran Penyuluh; KPH Gedong Wani; Tahura Wan Abdul Rachman, KPH Pesawaran; Edukator; Fasilitator; Inovator; Supervisor; Evaluator;
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan |
| Program Studi: | FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S1 Kehutanan |
| Pengguna Deposit: | 2602589465 Digilib |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 04:18 |
| Terakhir diubah: | 19 Feb 2026 04:18 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96551 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
