HUBUNGAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIDIABETES ORAL PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II PESERTA PROLANIS DI PUSKESMAS SATELIT BANDAR LAMPUNG

Rindwita , Vania Shaumy (2026) HUBUNGAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIDIABETES ORAL PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II PESERTA PROLANIS DI PUSKESMAS SATELIT BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (83Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (21Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (8Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Background: Type 2 diabetes mellitus is a chronic disease that requires long-term treatment and optimal medication adherence to achieve glycemic control and prevent complications. Treatment adherence is often influenced by various factors, including the sociodemographic characteristics of patients. The Chronic Disease Management Program (PROLANIS) in primary health care facilities is designed to improve the quality of care for patients with chronic diseases, making it important to conduct research on factors that influence medication adherence among program participants. Methods: This study was a quantitative analytical cross-sectional study conducted at the Bandar Lampung Satellite Community Health Center from December 19, 2025, to January 8, 2026. The study sample consisted of 109 Type 2 Diabetes Mellitus patients participating in PROLANIS, selected using purposive sampling. Data were collected through direct interviews using a structured questionnaire to assess sociodemographic characteristics and medication adherence levels. Data analysis included univariate and bivariate analysis using the chi-square test. Results: The results showed that age, highest level of education, and employment status were significantly associated with oral antidiabetic medication adherence, with p-values less than 0.05. Gender and duration of Type 2 diabetes mellitus were not significantly associated with medication adherence, with p-values greater than 0.05. Conclusion: The sociodemographic factors associated with oral antidiabetic medication adherence in Type 2 Diabetes Mellitus patients participating in the PROLANIS program at the Bandar Lampung Satellite Community Health Center include age, education level, and employment status, which should be considered in planning interventions to improve therapy adherence. Keywords: Type 2 Diabetes Mellitus, Medication Adherence, PROLANIS, Sociodemographics Latar Belakang: Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang serta kepatuhan minum obat yang optimal untuk mencapai kontrol glikemik dan mencegah komplikasi. Kepatuhan terapi sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk karakteristik sosiodemografi pasien. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) di fasilitas pelayanan kesehatan primer dirancang untuk meningkatkan kualitas perawatan pasien penyakit kronis sehingga penting dilakukan penelitian terkait faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat pada peserta program tersebut. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain potong lintang yang dilaksanakan di Puskesmas Satelit Bandar Lampung pada periode 19 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026. Sampel penelitian berjumlah 109 pasien Diabetes Melitus Tipe 2 peserta PROLANIS yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner terstruktur untuk menilai karakteristik sosiodemografi dan tingkat kepatuhan minum obat. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, tingkat pendidikan terakhir, dan status pekerjaan memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat kepatuhan minum obat antidiabetik oral dengan nilai p kurang dari 0,05. Jenis kelamin dan lama menderita Diabetes Melitus Tipe 2 tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan tingkat kepatuhan minum obat dengan nilai p lebih dari 0,05. Kesimpulan: Faktor sosiodemografi yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan minum obat antidiabetik oral pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 peserta PROLANIS di Puskesmas Satelit Bandar Lampung meliputi usia, tingkat pendidikan, dan status pekerjaan, sehingga perlu dipertimbangkan dalam perencanaan intervensi peningkatan kepatuhan terapi. Kata kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, Kepatuhan Minum Obat, PROLANIS, Sosiodemografi

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan)
600 Teknologi (ilmu terapan) > 607 Pendidikan, riset, topik terkait
600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Prodi Farmasi
Pengguna Deposit: 2602326684 Digilib
Date Deposited: 20 Feb 2026 03:03
Terakhir diubah: 20 Feb 2026 03:03
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96625

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir